Surya/

Citizen Reporter

Wisata Ngehits Trinil Bergoyang

kehebohan semakin membara, semua itu disebabkan jenis tanaman yang oleh warga sekitar disebut trinil yang bisa bergoyang...

Wisata Ngehits Trinil Bergoyang
arul chandrana/citizen reporter
Wisata Trinil bergoyang 

Namun, rasa penasaran adalah kekuatan yang luar biasa. Keadaan itu sama sekali tak menyurutkan animo masyarakat menyaksikan indahnya tarian tanaman trinil.

Lereng bukit yang sempit dan lumayan terjal penuh  kendaraan bermotor, manusia tumpah ruah, tertib mendaki menuju lokasi tanaman ajaib. Di sinilah kreativitas pengelola hutan wisata Trinil parut diacungi jempol.

Untuk memberikan sensasi humor bagi para pengunjung, pengelola memasang nama jalan yang sama sekali tdak mengikuti aturan konvensional penanaman jalan, tapi sangat berhasil mengundang senyuman.

Sebagai contoh, di salah satu pohon, ada plakat bertuliskan Jl. sama teman nikah sama aku, Jl. Yuk bosen nih.

Atau, di bawah lereng super terjal menuju Gua Bolet, ada plakat berbunyi: sebenarnya aku ini ganteng turunan. Ganteng turunan bisa dimaknai sebagai ganteng karena keturunan (hubungan darah), atau ganteng karena di dekat situ ada lokasi menurun super terjal.

Ada pula plakat berbunyi: sebenarnya pacar orang adalah pacar kita juga karena kita adalah orang. Hahaha. Gila, lihai sekali pengelola membidik remaja dengan caption menggelitik di banyak lokasi strategis.

Satu hal yang sangat menyenangkan, walaupun wisata hutan Trinil ini tergolong lokasi wisata dadakan, tapi akses menuju hutan sangat bagus dan mudah. Jalan beraspal dilanjutkan dengan jalan berpaving nan lebar membentang lurus dari jalan raya sampai ke lokasi wisata.

Hanya saja, karena ini wisata hutan yang populer mendadak, yang sarana pendukungnya hampir belum ada (selain tempat parkir ekstrem dan toilet menderita), mungkin Anda perlu berpikir panjang untuk berkunjung saat turun hujan. Atau setelah turun hujan.

Kecuali jika Anda suka mendaki bukit belepotan tanah dan basah. Tapi, eh itu malah bagus buat selfie lho...

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help