Surya/

VIDEO - Lihat, Beginilah Cara Buat Boneka Dari Kertas ala Papermoon Puppet

Kelompok Teater Boneka Terkenal asal Jogjakarta, Papermoon Puppet mampir ke Surabaya untuk memberikan workshop cara membuat boneka kertas.

SURYA.co.id | SURABAYA - Kelompok Teater Boneka Terkenal asal Jogjakarta, Papermoon Puppet mampir ke Surabaya untuk memberikan workshop cara membuat boneka kertas.

Workshop tersebut merupakan rangkaian acara dari Suroboyo Creative Week 2017, yang berlangsung di Perpustakaan C2O, jalan Cipto Surabaya, Kamis (12/10/2017).

Sebanyak 25 peserta mengikuti arahan pemateri workshop, yakni dua anggota Papermoon Puppet, Beni Sanjaya dan Pambo Priyo.

Menurut Beni Sanjaya, boneka kertas kini semakin dikenal. Dia mengaku pertunjukan ini merupakan salah satu alternatif berkesenian di Indonesia.

"Ya seperti saya bilang, pertunjukan boneka kertas menjadi salah satu alternatif berkesenian, ngga melulu itu-itu saja. Sebenarnya kami biasa pentas menggunakan boneka dari kayu rotan. Tapi untuk workshop, rasanya ngga cukup karena butuh waktu. Ini saja cuma 3 hari, seharusnya lebih matang lagi kalau seminggu," paparnya.

Sebelum membuat boneka, para peserta diajak untuk membuat naskah drama. Setelah itu mereka membuat karakter untuk penokohan dalam drama tersebut.

Karakter boneka dibuat semirip mungkin dengan karakter tokoh. Untuk itu workshop berjalan 3 hari. Nantinya setelah boneka jadi, mereka akan menggelar pertunjukan.

Faizal Ardi, Universitas Ciputra jurusan Multimedia Teknologi sekaligus salah satu peserta mengungkapkan keikutsertaannya berkaitan dengan tugas akhir yanh ia kerjakan.

"Saya ambil tema wayang kulit untuk tugas akhir, saya pikir sama-sama performent art dengan boneka kertas. Jadi saya coba. Ternyata saya mendapatkan yang saya inginkan, jadi tahu bagaimana cara supaya boneka itu terlihat lebih hidup dan banyak lagi," katanya.

Menurut Faizal, tak hanya menjadi media belajar, dirinya bahkan berpikir membuat sebuah souvenir dari boneka kertas.

"Kalau di Surabaya jarang sih kayak gini. Bisa jadi sovenir atau apa," pungkasnya. 

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help