Surya/

Berita Surabaya

Terkait Proyek JLLB, 35 Warga Sememi Jaya Ramai-ramai ke Gedung Dewan, ternyata Wadul soal ini

Rata-rata persil warga yang terdiri atas tanah dan bangunan diganti rugi Rp 400 juta.

Terkait Proyek JLLB, 35 Warga Sememi Jaya Ramai-ramai ke Gedung Dewan, ternyata  Wadul soal ini
surya/nuraini faiq
WADUL DEWAN - Puluhan warga Sememi Jaya, Keluruhan Sememi, Surabaya, mendatangi Gedung DPRD Kota Surabaya, Kamis (12/10/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sedikitnya 35 warga Kampung Sememi Jaya, Kelurahan Sememi, Surabaya, menggeruduk kantor DPRD Kota Surabaya, Kamis (12/10/2017). Mereka kecewa dengan tim apprasial dari Pemkot Surabaya.

Meski diklaim bahwa tim penerka harga tanah dan bangunan dalam proyek Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB) itu pemenang lelang sebagai penaksir harga ganti rugi,
namun tim ini hanya bikin warga marah.

Mereka pun ramai-ramai mendatangi kantor DPRD. Warga kecewa dengan Pemkot Surabaya yang tidak memberikan harga ganti rugi semestinya.

Rata-rata persil warga yang terdiri atas tanah dan bangunan diganti rugi Rp 400 juta.

"Masak saya bangun rumah tingkat habis hampir Rp 1 miliar mok diregani Rp 700 juta, yang benar saja," kesal Suliyadi, warga Sememi.

Warga pun dijadwalkan hearing dangan Komisi C dengan menghadirkan Kepala Dinas PU dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati siang itu.

Warga memang ditemui dan diterima di Komisi C.

"Kami memang jadwalkan hearing dengan warga terdampak proyek JLLB. Mereka perlu tempat tinggal baru. Kalau ganti rugi tak bisa mendapat tempat tinggal baru tidak boleh," ucap Wakil Ketua Komisi C Buchori.

Namun, saat hearing warga makin kecewa karena di dalamnya tidak ada tim appraisal. Hanya ada Kepala PU Bina Marga dan Pematusan Erna.

"Rumah lama dan rumah baru masak dipukul rata," kesal warga yang lain.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help