Surya/

Lapor Cak

Tak Ada JPO di Frontage, ternyata ini Pertimbangannya

"Intensitas penyeberangan di situ tinggi. Tiap pagi dan sore banyak siswa yang nyeberang sehingga perlunya diberi zebra cross berlampu merah."

Tak Ada JPO di Frontage, ternyata ini Pertimbangannya
surya/nuraini faiq
Zebra Cross depan sekolah Kemala Bhayangkari satu-stunya di sepanjang frontage road A Yani sisi barat. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tidak akan ada jembatan penyebrangan orang (JPO) di Jl Frontage road A Yani. Apalagi hampir semua Jembatan penyeberangan di Surabaya nyaris tidak terjamah orang saat ini.

Semua dimanjakan dengan zebra cross berlampu merah. Orang tak perlu naik turun tangga. Cukup menekan tombol, lampu penyeberangan di zebra cross sudah menyala merah.

Begitu ditinggal lampu merah akan berganti hijau sendiri dengan sistem sensor. 

Kabid Rekayasa Lalu Lintas Dishub Surabaya, Roben Riko menjelaskan bahwa zebra cross berlampu merah yang paling anyar dipasang adalah depan Sekolah Kemala Bhayangkari.

"Intensitas penyeberangan di situ tinggi. Tiap pagi dan sore banyak siswa yang nyeberang sehingga perlunya diberi zebra cross berlampu merah," jelas Roben.

Karena tak ada zebra cross berlampu merah sebelum ini kerap terjadi kecelakaan di lokasi itu.

Noah Le, salah satu siswa SMA Kemala Bhayangkari mengakui bahwa zebra cross itu bikin nyaman siswa.

"Sebelumnya diseberangkan satpam. Tapi itu sangat membahayakan. Banyak terjadi kecelakaan sebelum ada zebra cross berlampu merah," kata Noah.

Zebra cross itu dinilai akan menjadi model penyeberangan di Surabaya. Bahkan tidak akan ada Pembangunan JPO terutama di frontage.

"Kalau bangun JPO harus izin harus ke pusat. Namun akan memakan waktu. Ini tidak boleh lagi," kata Roben.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help