Surya/

Berita Surabaya

Ditagih Uang Kontrak Rumah, Pria ini Marah-marah lalu Bacok Pemiliknya, Nasibnya kini Mengenaskan

Menurut polisi, korban mempunyai utang kontrakan rumah yang belum terbayar. Namun, saat ditagih pelaku marah-marah.

Ditagih Uang Kontrak Rumah, Pria ini Marah-marah lalu Bacok Pemiliknya, Nasibnya kini Mengenaskan
surya/fatkhul alami
PENGANIAYAAN - Pelaku Ferry Angga (tengah) berikut barang buktinya diperlihatkan polisi di Mapolsek Sawahan Surabaya lantaran kasus pengayiayaan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Akibat menganiaya dengan menyabetkan senjata tajam (sajam) jenis parang, Ferry Angga (31) mendekam di sel tahanan Polsek Sawahan.

Warga Banyuurip Kidul ini menyabetkan parang ke tubuh korban, Supriono hinga luka-luka lantaran pelaku merasa tersinggung saat ditagih utang oleh korban.

Tim Anti Bandit Reskrim Polisi Sektor Sawahan Surabaya membekuknya pada Rabu (11/10/2017).

Menurut polisi, korban mempunyai utang kontrakan rumah yang belum terbayar. Namun, saat ditagih pelaku marah-marah dengan membawa parang hingga melakukan penganiayaan.

"Kasus penganiayaan terjadi di jalan Banyu Urip Kidul II/34-A ini diduga masalah utang piutang," kata Kanit Reskrim Polsek Sawahan Surabaya AKP Haryoko Widhi, Kamis (12/10/2017).

Tersangka Ferry, kata dia, melakukan penganiayaan terhadap dorban dengan menggunakan Senjata tajam jenis parang. Akibatnya, korban luka di pergelangan tangan kiri.

Setelah disbet parang korban melapor ke Polsek Sawahan. Polisi pun melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap pelaku di Banyu Urip Kidul depan SMK Antartika Surabaya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa parang, sepeda motor Honda Vario 150cc.

Pelaku bakal dijerat dengan Pasal Undang-undang darurat tahun 1951 tentang senjata tajam.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help