Surya/

Citizen Reporter

Cara Asyik Buang Galau di Gogoniti

wisata hutan pinus Gogoniti di Kesamben, Blitar ini memang masih baru, namun sanggup meredam galau dengan cara seru ...

Cara Asyik Buang Galau di Gogoniti
septa widya etika/citizen
Salah satu sudut di hutan pinus Gogoniti, Kesamben, Blitar 

Reportase Septa Widya Etika
Alumnus Universitas Negeri Malang

HUTAN pinus Gogoniti, salah satu pilihan wisata baru di Blitar. Lokasinya cukup luas, asri, dan rindang. Laiknya wisata hutan pinus di beberapa daerah, di Gogoniti juga dilengkapi gardu pandang yang memanjakan mata wisatawan untuk melihat sekeliling, perbukitan dan luasnya hutan pinus.

Memang, tidak seluruh hutan pinus dijadikan tempat wisata. Area wisata di Desa Kemirigede, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar ini berjarak sekitar 30 menit perjalanan dari Terminal Kesamben.

Sejak dibuka awal 2017 lalu hingga saat ini, pengunjung tidak ditarik biaya sepeserpun. Hanya dipungut tarif parkir seikhlasnya. Bagi yang ingin menikmati wi-fi di area hutan pinus, pengunjung dikenakan biaya Rp 3.000 per dua jam.

Wisata ini menawarkan beberapa spot foto yang instagramable. Ada sign board hutan pinus Gogoniti, gardu pandang, rumah kayu, gembok cinta, dan sebagainya. Bagi yang ingin naik kuda, di sana juga tempatnya. Pengunjung akan dibawa naik-turun hutan pinus mengendarai kuda.    

Selain itu, bagi yang hanya ingin duduk-duduk menikmati semilir angin sembari mengobrol, tersedia ayunan kayu dan hammock yang dikaitkan di pohon. Juga, banyak tempat duduk dari formasi kecil untuk dua orang hingga formasi besar yang sanggup menampung lima hingga enam orang, bisa dimanfaatkan.

Pun jangan takut lapar di Gogoniti! Sekitar 10 warung yang berdiri di tepi jurang dangkal, menyediakan aneka kudapan ringan hingga makanan berat. Jadi, gejolak perut sanggup diredam dan mata pun bisa disejukkan oleh pemandangan segar sekitar warung.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help