Pemkot Surabaya

Terkait masih Ratusan Ribuan Warga Surabaya Belum Rekam e-KTP, Solusi ini Dilakukan Pemkot

Sebanyak 17 kecamatan disebut telah bisa mencetak KTP elektronik sendiri karena sudah memiliki printer khusus.

Terkait masih Ratusan Ribuan Warga Surabaya Belum Rekam e-KTP,  Solusi ini Dilakukan Pemkot
surya/nuraini faiq
Petugas Dispendukcapil jemput bola termasuk kepada warga yang sakit. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Masih banyaknya warga Surabaya belum rekam e-KTP, Pemkot kini melakukan sesjumlah tidakan percepatan.

Salah satunya selain cetak e-KTP bisa di kantor Dispendukcapil Kota Surabaya di Gedung Siola juga bisa dilakukan di beberapa kecamatan.

Sebanyak 17 kecamatan disebut telah bisa mencetak KTP elektronik karena sudah memiliki printer khusus.

Di antaranya Kecamatan Sawahan, Wonokromo, Wonocolo, Wiyung, Tegalsari, Simokerto, Tandes, Sukomanunggal, Semampir, Krembangan, Gubeng, Kenjeran, dan Rungkut.

Untuk kecamatan yang belum bisa mencetak KTP elektronik, bisa gabung ke kecamatan lain. Misalnya Kecamatan Dukuh Pakis gabung cetak di Kecamatan Sawahan atau Kecamatan Genteng ke Kecamatan Simokerto.

Suharto menambahkan, blangko e-KTP yang didistribusikan tersebut, tidak diprioritaskan untuk mencetak KTP elektronik yang habis masa berlakunya. Juga tidak untuk warga yang berubah alamat sebagai akibat pemekaran wilayah dan/atau perubahan nomenklatur jalan keluruhan.

“Kami juga mengimbau kepada warga yang sudah berusia 17 tahun untuk segera melakukan perekaman KTP elektronik.. Mulai pekan depan kami akan melakukan jemput bola ke sekolah-sekolah,” katanya.

Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Surabaya, Ferry Jocom menambahkan, jumlah 50 ribu blanko tersebut akan dibagi untuk 31 kecamatan untuk data warga yang siap cetak.

Di antaranya untuk Kecamatan Semampir ada 6.000 yang siap cetak, kemudian di Sawahan ada 8.000 yang siap cetak.

Menurutnya, di Surabaya ada 140.000 data yang siap cetak.

"Jadi yang 50.000 blangko itu akan dihabiskan dulu kemudian mengajukan permohonan (penambahan blangko lagi) ke pusat," ujar Ferry.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help