Surya/

Liga Indonesia

Presiden Madura United Sebut Adu Jotos Saat PSBK VS Persiwangi Adalah Kesalahan PSSI

Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi, menyebut perkelahian yang terjadi saat PSBK melawan Persiwangi, adalah kesalahan PSSI.

Presiden Madura United Sebut Adu Jotos Saat PSBK VS Persiwangi Adalah Kesalahan PSSI
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Insiden adu jotos sempat terjadi saat laga PSBK Blitar kontra Persiwangi, Selasa (10/10/2017). 

Insiden perkelahian itu mendapat komentar dari Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi. 

Melalui akun Twitter @AchsanulQosasi, pria asli Sumenep Madura itu mengatakan bahwa orang-orang yang terlibat dalam perkelahian itu sebenarnya adalah korban dari kesalahan PSSI

"Kasus PSBK Vs Persewangi adalah korban kesalahan PSSI, seharusnya PSSI minta maaf kepada mereka yang telah di adu domba," tulis Achsanul Qosasi, Rabu (11/10/2017).

Bagi AQ, klub dan pemain bukanlah sebagai pihak yang patut untuk disalahkan, karena mereka dinilai sebagai korban. Kesalahan terletak pada PSSI selaku induk sepakbola di Indonesia.

"Klub dan pemain adalah korban. #sedih," ujarnya.

Seperti diketahui, baku hantam yang terjadi saat menit ke-86 di Stadion Kanjuruhan Malang itu, sejatinya sudah mulai memanas sejak babak pertama. Bahkan karena situasi yang terus memanas, wasit mengeluarkan tiga kartu merah.

Namun pada akhir babak kedua kisruh semakin menjadi dan akhirnya pertandingan dihentikan. Saat itu PSBK unggul 1-0 atas Persewangi.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help