Surya/

VIDEO - Kebohongan Dwi Hartanto Bikin Heboh, Sang Bunda Menangis Meminta Maaf ke Rakyat Indonesia

Sulastri, ibunda Dwi Hartanto yang bikin heboh dengan kebohongannya, menangis sambil meminta maaf ke rakyat Indonesia. Begini katanya...

"Terakhir pulang awal Januari 2017, waktu acara 40 hari meninggalnya ayahnya. Waktu ayahnya meninggal, dia tidak bisa pulang," katanya.

(Baca: Cerita Ibunda Dwi Hartanto Soal Kebohongan Anaknya yang Bikin Heboh)

Sulastri mengatakan, sejak melanjutkan kuliah di Belanda, Dwi memang jarang pulang. Biasanya Dwi menelepon nomor ponsel tetangganya dan meminta disambungkan kepada dirinya.

Oleh Dwi, Sulastri diminta untuk berhenti berjualan karena sudah tua. Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, sebulan sekali Dwi mengirim uang Rp 2 juta hingga Rp 3 juta kepadanya.

"Sebulan sekali kirim uang, nggak pasti jumlahnya. Kadang Rp 2 juta, kadang Rp 3 juta," katanya.

Diberitakan sebelumnya, akhir tahun 2016 silam, tepatnya 17-24 Desember 2016, lebih dari 40 orang peneliti diaspora yang mengajar dan meneliti di berbagai negera datang ke acara Visiting World Class Professor.

(Baca: 5 Fakta Mencengangkan Sosok Dwi Hartanto di Mata Keluarga, Nomor 4 dan 5 Bikin Meleleh)

Acara itu diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi bekerjasama dengan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional.

Salah satu peserta adalah Dwi Hartanto. Ia juga disebut sebagai “Penerus Habibie”, Presiden Ke-3 Indonesia dan tokoh besar dalam bidang teknologi. Tapi ternyata semua yang dikatakan Dwi dalam berbagai kesempatan cuma klaim.

Melalui klarifikasi dan permohonan maaf yang diunggah di situs Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Delft, Dwi memberikan klarifikasi soal sejumlah klaimnya.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help