Surya/

Kadernya di Tulungagung Digrebek di Rumah Janda, Begini Kata Pengurus Partai Hanura

DPC Partai Hanura di Kabupaten Tulungagung belum bisa berkomentar soal penggrebekan salah seorang kadernya di rumah janda.

Kadernya di Tulungagung Digrebek di Rumah Janda, Begini Kata Pengurus Partai Hanura
surya/david yohannes
Kapolsek Ngantru, AKP Maga Fidri Isdiawan saat meminta keterangan MU dan NK, Rabu (11/10/2017). 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Tulungagung, Abdi Santoso mengaku belum bisa komentar terkait anggota DPRD dari partainya yang digrebek saat menginap di rumah janda. 

Menurutnya, sebelum mengambil keputusan, pihak partai harus mencari kronologis lengkap soal kejadian tersebut.

“Kita kan belum tahu ceritanya seperti apa, maka akan dicari tahu dulu. Setelah itu akan dibahas di dalam internal partai,” terang Abdi, Rabu (11/10/2017) sore.

Sekretaris DPC Hanura Kabupaten Tulungagung, Abdi Santoso
Sekretaris DPC Hanura Kabupaten Tulungagung, Abdi Santoso (surabaya.tribunnews.com/david yohanes)

Lanjut Abdi, pihaknya akan bersikap hati-hati menyikapi kasus Michael Utomo. Sebab keputusan yang diambil akan menyangkut langsung dengan nasib yang bersangkutan. Meski diakui, jika informasi yang beredar benar, perbuatan Michael Utomo mencederai kehormatan partai.

“Kejadian ini pasti akan diteruskan ke pimpinan. Namun kami tidak akan memutuskan secara sepihak,” tandas Abdi.

(Baca: Tulungagung Geger! Anggota Dewan Nginap di Rumah Janda, saat Digerebek Ia Sedang Lakukan Ini)

Seperti diketahui, Rabu (11/10/2017), anggota DPRD Kabupaten Tulungagung dari Fraksi Hanura, Michael Utomo digerebek warga. Koh Yan, panggilan akrabnya, kedapatan menginap di rumah seorang janda, Nunung Kurniawati di Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru.

Warga setempat mengungkapkan, Koh Yan sudah sering menginap di rumah Nunung. Bahkan sepengetahuan warga, Koh Yan kumpul kebo dengan Nunung hingga memiliki dua anak. 

(Baca: Janda yang Ketangkap Basah Bareng Anggota Dewan Tulungagung Itu Divisum untuk Keperluan Ini)

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help