Surya/
Home »

Bisnis

» Makro

Berita Ekonomi Bisnis

Gaya Makmur Perkenalkan Teknolog Daur Ulang Material Jalan, kini mulai Terapkan di Jatim

"Saat ini sudah ada teknologi daur ulang untuk jalan atau road recycling dalam masalah pemeliharaan jalan rusak di Tanah Air."

Gaya Makmur Perkenalkan Teknolog Daur Ulang Material Jalan, kini mulai Terapkan di Jatim
surya/sri handi lestari
Aplikasi alat road recycling atau daur ulang di proyek perbaikan jalan nasional Kraci - Pasuruan. 

SURYA.co.id |SURABAYA - Perbaikan jalan dengan beton seringkali memberi imbas kenaikan ketinggian jalan. Dari segi anggaran biaya perbaikan juga cukup besar sering cepat rusak bila spek-nya tidak tepat.

"Saat ini sudah ada teknologi daur ulang untuk jalan atau road recycling dalam masalah pemeliharaan jalan rusak di Tanah Air sebagai solusi atas menipisnya material untuk jalan raya," kata Julius Sikku, Direktur PT Gaya Makmur Surabaya, Rabu (11/10/2017).

PT Gaya Makmur Surabaya, merupakan dealer dari alat road recycling dari Wirtgen Jerman. Teknologi ini menggunakan metode memanfaatkan kembali material jalan.

Selama ini, prinsip dasar dari road recycling yaitu mengembalikan kekuatan perkerasan jalan dengan mempertahankan geometric atau level jalan menggunakan material yang ada di jalan tersebut.

"Sehingga hal ini dapat mengatasi ketergantungan akan material baru," jelas Julius.

Sekarang teknik ini sudah banyak digunakan di daerah, khususnya DKI Jakarta dan Kalimantan. Di Indonesia alat road recycling ini sudah terjual sekitar 30 unit.

Karena itu, pihaknya mulai agresif menawarkan untuk mulai digunakan dalam perbaikan jalan-jalan di Jawa Timur, terutama di dalam kota Surabaya dan jalan-jalan yang banyak dilalui kendaraan berat.

"Jika di perkotaan teknik ini bagus karena tidak akan menambah ketinggian jalan dari tahun ke tahun. Namun justru memperbaiki jalan dengan kondisi ketinggian tetap seperti semula," tambah Poernyoto, Pejabat Pembuat Komitmen dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyar (PUPR) RI.

Secara perdana di Jatim, aplikasi metode dan alat ini dilakukan di ruas jalan nasional Kraci perbatasan Bangil dan Kota Pasuruan sepanjang 1,475 kilometer (km) dengan lebar 14 meter sisi kanan dan kiri.

Hasilnya, selama uji coba sejak awal pekan ini, mulai terlihat ada penghematan anggaran hingga 39 persen.

"Anggaran yang dikeluarkan jauh lebih hemat karena tidak perlu menggunakan material baru untuk memperbaiki jalan yang rusak,” tambah Poernyoto.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help