Pemkot Surabaya

Gawat, 300.000 Warga Surabaya Belum Rekam e-KTP, Dispendukcapil Beralasan seperti ini

Dispenduk Capil awalnya menargetkan semua warga Surabaya harus tuntas melakukan rekam e-KTP 2017.

Gawat, 300.000 Warga Surabaya Belum Rekam e-KTP, Dispendukcapil Beralasan seperti ini
surya/fatimatuz zahro
Moh Suharto Wardoyo 

SURYA.co.id | SURABAYA - Urusan KTP elektronik (e-KTP) di Kota Surabaya belum tuntas. Terbukti hingga kini masih terdapat sekitar 300.000 warga belum melalukan rekam data KTP untuk dokumen tunggal kependudukan ini.

Dari total 1,9 juta warga Surabaya yang harus memegang e-KTP, ratusan ribu warga masih belum terekam KTP elektronik ini. Petugas berjanji akan ekstra keras termasuk mendatangi satu per satu warga.

"Ada yang karena pindah KK atau mereka tak bekerja di Surabaya. Juga karena hal lain atau sakit mereka belum rekam KTP," Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo, Rabu (11/10/2017).

Dispenduk Capil awalnya menargetkan semua warga Surabaya harus tuntas melakukan rekam e-KTP 2017.

Namun, mengingat masih banyaknya yang belum melakukan rekam identitas kependudukan itu sehingga target itu kembali molor.

Diakui bahwa perlu kerja ekstra karena masih banyak warga yang menyepelekan dan menganggap remeh e-KTP.

Padahal KTP ini adalah identitas kependudukan untuk bisa mengurus yang lain.

Problem lain adalah saat ini tidak tersedianya blangko e-KTP. Blangko ini harus didatangkan dari pusat. Surabaya sempat hutang atau pinja blangko e-KTP dari Bangkalan sebanyak 10.000 lembar.

"Namun saat ini kami telah mendapat kiriman blangko e-KTP dari pusat. Jumlahnya memang baru 50.000 yang akan dibagi ke semua kecamatan," urai Suharto.

Blangko KTP elektronik dari Kementerian Dalam Negeri itu untuk mempercepat pencetakan. Saat ini sedang dilakukan proses pendistribusian blangko KTP elektronik seluruh Indonesia. Ada 7.400.00 keping.

Blangko itu diprioritaskan untuk pencetakan KTP elektronik bagi data siap cetak, perubahan alamat karena pindah datang. Juga karena hilang/rusak dan perubahan elemen data akibat peristiwa kependudukan dan peristiwa penting.

Khusus Surabaya, Blangko tersebut akan diprioritaskan bagi warga yang datanya siap cetak.

"Jumat nanti kami akan mengundang kecamatan untuk melakukan pencetakan KTP elektronik yang memang siap cetak,” jelasnya.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved