Surya/
Home »

Bisnis

» Makro

Berita Ekonomi Bisnis

Gandeng Pemkab Jember, PTPN XI Kembangkan Kebun Tebu dan Diversifikasi Hasil PG

Direktur Utama PTPN XI, M Cholidi, mengatakan, pengembangan lahan kebun tebu ini untuk meningkatkan supplai bahan baku tebu.

Gandeng Pemkab Jember, PTPN XI Kembangkan Kebun Tebu dan Diversifikasi Hasil PG
surya/sri handi lestari
Bupati Jember Hj Faida bersama Dirut PTPN XI, M Cholidi saat penandatangan kerjasama pemanfaatan lahan milik PD Perkebunan Kahyangan, di Jember, Rabu (11/10/2017). 

SURYA.co.id | LUMAJANG - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI membidik lahan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Jember untuk mengembangkan kebun tebu sebagai bahan baku utama Pabrik Gula (PG).

Lahan milik PD Perkebunan Kahyangan, Jember itu, ditargetkan bisa menyumbang bahan baku tebu di PG-PG yang ada di kawasan Jember, Lumajang, Probolinggo, dan sekitarnya.

Direktur Utama PTPN XI, M Cholidi, mengatakan, pengembangan lahan kebun tebu ini untuk meningkatkan supplai bahan baku tebu untuk mendukung revitalisasi PG yang kapasitasnya ditingkatkan.

"Tidak hanya peningkatan kapasitas produksi gula, kami juga siapkan PG untuk bisa menghasilkan energi terbarukan berupa bioetanol dan tenaga listrik Cogeneration," jelas Cholidi, usai penandatangan kerjasama dengan Pemkab Jember, yang dilakukan bersama Hj Faida, Bupati Jember, Rabu (11/10/2017).

Cogeneration merupakan listrik yang dihasilkan oleh uap mesin giling di PG-PG.
Dua PG disiapkan sebagai uji coba untuk menghasilkan dua jenis energi terbarukan itu.

Yaitu PG Djatiroto, Lumajang, dan PG Asembagus, Situbondo pada 2018.
Langkah ini juga menjadi bagian dari diversifikasi produk turunan tebu selain gula, yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja produksi gula dan perolehan laba.

Cholidi mengatakan, dengan adanya diversifikasi akan murni menghasilkan kemandirian pangan, serta kemandirian energi berbasis organik.

Ia mengatakan, dua pabrik tersebut akan menjadi percontohan dari total 15 pabrik lainnya yang berada dibawah naungan PTPN XI, dan segera menyusul PG Semboro kemudian PG Kanigoro di Madiun.

Sementara terkait kerja sama dengan Pemkab Jember, Cholidi mengatakan bertujuan meningkatkan pendapatan daerah dengan mengelola lahan Pemkab untuk menjadi lahan pangan.

"Kami siap mengelola berapapun lahan yang ada di Kabupaten Jember, atau sekitar 300 hingga 400 hektare. Dan ini merupakan bentuk sumbangsih kami bagi negeri," jelas Cholidi.

Bupati Jember, Faida mengaku siap menyediakan lahan bagi PTPN XI untuk dikerjasamakan, namun dari permintaan 400 hektare untuk sementara menyiapkan lahan seluas 25 hektare.

"Sekarang kami uji cobakan 25 hektare, dan sedang kami bicarakan dengan legislatif tentang beberapa lahan lainnya, dan bukan hanya lahan tidur," jelas Faida.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help