Surya/

Road to Election

Target Menang 70 Persen Pilkada, Begini Siasat PDIP Jatim

DPD PDIP Jatim membidik kemenangan hingga 70 persen pada Pilkada Serentak 2018 mendatang di Jatim. Bagaimana strategi mereka?

Target Menang 70 Persen Pilkada, Begini Siasat PDIP Jatim
surabaya.tribunnews.com/Bobby Constantine Koloway
Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jatim memasang target tinggi pada pilkada serentak 2018 mendatang.

Dari 18 daerah yang menyelenggarakan pilkada di Jatim, PDIP menargetkan dapat memenangi 12 daerah di antaranya.

Hal ini ditegaskan ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi.

"Ada 18 daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak, dua wilayah kita lepas, 16 yang akan kita ikuti," ungkap Kusnadi.

Wakil ketua DPRD Jatim ini, mengungkapkan dari 16 Pilkada itu, PDIP menargetkan 10 -12 kabupaten kota yang optimis dimenangkan calon dari PDIP.

Meskipun hingga kini, dari 16 kabupaten maupun kota yang menyelenggarakan pilkada, baru empat daerah yang telah diputuskan calon yang akan diusung oleh partai berlambang kepala banteng ini.

"Tak bisa kita pungkiri, bahwa kami masih harus bekerja keras. Sebab baru empat daerah yang rekomendasinya keluar," kata Kusnadi.

Di sisi lain, Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristianto mengingatkan para kader dan para calon kepala daerah yang diusung oleh PDIP harus mampu menunjukkan aktualitanya kepada masyarakat.

Sebab, hal itu akan menjadi modal untuk dikenal oleh rakyat.

Dalam menentukan pilihan terhadap sosok yang akan diusung, Hasto menyebut ada beberapa kriteria yang harus dimiliki calon tersebut.

Meskipun tak bisa dipungkiri, PDIP juga punya tradisi untuk mendukung incumbent.

"Tradisi kami kan gampang dibaca. Kami selalu dukung incumbent yang maju bersama kami, atau kader yang jadi incumbent," tandasnya.

"Namun kerjanya harus bagus. Didukung rakyat juga. Kalau bermasalah ya nggak mungkin didukung lagi," kata Hasto.

Politisi 51 tahun ini ini juga mengingatkan agar para kepala daerah yang berkesempatan maju lagi sebagai calon kepala daerah lebih muncul ke publik agar makin dikenal.

"Salah satu faktor keterpilihan adalah karena popularitas. Ibaratnya, jangan sampai ngumpet didalam sumur. Bagaimana mau dikenal kalau selalu ngumpet didalam sumur," pungkasnya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help