Surya/

Berita Surabaya

Pria ini Ajak Teman Curi Motor Vixion- Alasan Pelaku Imam bikin Polisi Ngelus Dada

Kapolsek Wonokromo Surabaya Kompol I Gede Suartika menerangkan, komplotan Imam dkk bisa berempat saat aksi.

Pria ini Ajak Teman Curi Motor Vixion- Alasan Pelaku Imam bikin Polisi Ngelus Dada
surya/fatkhul alami
CURANMOR - Pelaku curanmor Imam dan Dani berikut barang bukti diperlihatkan polisi di Mapolsek Wonokromo Surabaya, Selasa (10/10/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Imam Arifin (23) dan Dani (24) harus berurusan dengan Polsek Wonokromo Surabaya. Kedua pemuda asal Rungkut Pandugo dan Semolowaru Surabaya diringkus tim Anti Bandit lantaran terlibat aksi pencurian motor.

Keduanya dalam beraksi selalu berkelompok empat orang dengan bekal kunci model T.

Satu tersangka lainnya telah menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dan satu pelaku buron.

Kapolsek Wonokromo Surabaya Kompol I Gede Suartika menerangkan, komplotan Imam dkk bisa berempat saat aksi.

Daerah sasaran aksinya di berbagai tempat di Surabaya dan motor hasil curian dijual ke wilayah Madura dengan harga Rp 2,5 juta.

Komplotan pelaku curanmor ini berjumlah empat orang. Dua tersangka ini awalnya melarikan diri, namun pada Senin (9/10/2017), dibekuk oleh Tim Anti Bandit Polsek Wonokromo tak jauh dari tempat tinggalnya.

“Mereka ini secara bersama-sama dengan menggunakan Kunci T mencari sasaran dengan terlebih dahulu berkeliling,” tutur Suartika, Selasa (10/10/2017).

Saat itu, para pelaku beraksi di rumah yang ada sepeda motor Vixion terparkir di pinggir jalan daerah Kembang Kuning Surabaya.

Selanjutnya, tersangka Dani mengeksekusi dan Imam bertugas sebagai joki motor curian itu.

“Motor-motor itu mereka jual ke daerah Madura dengan harga kisaran Rp2,5 juta hingga Rp3 juta rupiah dan hasil dibagi berempat,” ucap Suartika.

Halaman
12
Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help