Surya/

Sambang Kampung

Demak Timur Digagas Jadi Kampung Destinasi Wisata Lengkap dengan Suvenirnya

Selain komposter yang diolah dari sampah warga, sebagian sampah juga dikumpulkan untk dijual. Hal ini dilakukan berkala oleh setiap warga kampung.

Demak Timur Digagas Jadi Kampung Destinasi Wisata Lengkap dengan Suvenirnya
surya/achmad zaimul haq
Warga memanfaatkan botol bekas untuk pot tanaman hias. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA – Selain berfokus pada kerapian lingkungan, warga kampung RT 2 RW 6 Keluharan Gundih aktif mengikuti lomba lingkungan. Sehingga mereka kerap menjadi tujuan kunjungan wisata warga asing untuk melihat lingkungan kampung di Surabaya.

Namun, karena penerapan wajib garasi di RT 2 RW 6 Keluharan Gundih ini, banyak beberapa taman milik warga harus dibongkar.

Menyiasati hal ini, warga kampung, khususnya ibu-ibu PKK semakin giat membuat komposter terpadu. Yaitu tong-tong yang dijadikan komposter sekaligus pot bagi tanaman cabai.

“Komposter sudah lama kami buat, tetapi selama ini hanya jadi kompos. Makanya kami inisiatif buat melibangi bak komposter, kami beri tanah dan bibit cabai,” terang Sudjarwoko, ketua RT 2 RW 6.

Selain komposter yang diolah dari sampah warga, sebagian sampah juga dikumpulkan untk dijual. Hal ini dilakukan berkala oleh setiap warga kampung.

Kunjungan ke kampung mereka juga tak tanggung-tanggung. Biasanya hingga mencapai dua bus warga asing. Hal ini membuat warga cukup kewalahan menyiapkan sambutan sebagai tuan rumah.

“Dulu kami tidak dapat apa-apa dari kelurahan, tetapi sekarang bisa dapat Rp
150.000. Itu pun masih kurang kalau rombongannya banyak,” jelasnya.

Sehingga, Sudjarwoko berencana lebih mengatur kampungnya sebagai destinasi
wisata yang menawarkan biaya kunjungan.

Ia juga berharap bisa mengganti biaya kunjungan tersebut dengan suvenir yang layak.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help