Surya/

Citizen Reporter

Dari Limbah Jadilah Busana Sarat Gaya

ada kertas dan koran bekas, kantong dan botol plastik yang ternyata bisa disulap menjadi busana syari bernilai estetis dan ekonomis ...

Dari Limbah Jadilah Busana Sarat Gaya
agus buchori/citizen reporter
Peragaan busana daur ulang ala pelajar SMAM 6 Karangasem Paciran 

Reportase Agus Buchori
Guru Seni dan Budaya  SMAM 6 Ponpes Karangasem Paciran

HALAMAN SMAM 6 Pondok Pesantren Karangasem, Paciran, Lamongan, Kamis (21/9/2017) berubah menjadi panggung busana saat sekolah merayakan tahun baru Islam 1439 Hijriah. 

Peragaan busana daur ulang sebagai perwujudan matapelajaran prakarya dan kewirausahaan itu memberi tantangan siswa menciptakan peluang kreatif bernilai ekonomis.

Seperti dituturkan Wakil Kepala bidang Kesiswaan SMAM 6, Drs Amrozi MPd, kegiatan ini merupakan sarana praktik siswa untuk menunjukkan hasil karyanya selama proses pembelajaran.

Mereka menampilkan aneka macam model busana dari bahan-bahan bekas. Ada yang memanfaatkan koran dan kertas bekas, plastik kantong dan lain lain. ternyata, di tangan murid SMAM 6 semua bahan bekas itu bisa diubah menjadi benda bernilai estetis dan ekonomis.

Saatnya memeragakan busana kreasi mereka. Bak model, siswa melenggang di atas karpet merah, ditingkahi dukungan dan komentar riuh teman-teman. Kegiatan yang baru pertama diadakan di sekolah ini membuat siswa antusias hadir meski sekolah sedang libur.

Digagas Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Khusnul Khotimah, siswi kelas XII IIS itu berharap, busana tak sekadar indah tapi juga harus sesuai syariah.

Sebelum peragaan busana daur ulang, telah digelar seminar kajian Islam oleh Fadlan, Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Lamongan.

Apa yang ditampilkan siswa SMAM 6 hari itu sebagai bukti, matapelajaran prakarya sebagaimana yang tertuang dalam kurikulum 2013 membuktikan, kompetensi inti yang berkenaan dengan kecerdasan spiritual masih terwujud.

“Mode yang mereka tampilkan masih mengandung unsur syari,” tambah Nyamirun SAg SPd MPd, Kepala SMAM 6 ini.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help