Surya/

Sambang Kampung

Bermula dari Pasangan Agus - Yeni, Kampung Demak Timur Menuju Branding Kampung Kefir

Berawal dari satu produsen produk kefir, kampung ini mulai dilirik perusahaan swasta untuk membrandingnya sebagai kampung Kefir.

Bermula dari Pasangan Agus - Yeni, Kampung Demak Timur Menuju Branding Kampung Kefir
surya/achmad zaimul haq
Warga menunjukkan susu kefir hasil olahannya. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Susu kefir menjadi minuman yang familiar bagi warga kampung Demak Timur, khususnya di RT 2 RW 6 Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan.

Saat mereka merasa kurang sehat, sebagian warga mengunjungi rumah produsen susu kefir yang ada di kawasan tersebut.

Berawal dari satu produsen produk kefir, kampung ini mulai dilirik perusahaan swasta untuk membrandingnya sebagai kampung Kefir.

Dengan komitmen warganya mengonsumsi susu kefir sebagai upaya meningkatkan kualitas hidupnya.

Agus Sushayanto (47), wiraswasta produk kefir di RT 2 RW 6 mengungkapkan hasil ia bergabung di Komunitas Kefir Indonesia, ia mendapatkan informasi berbagai manfaat mengonsumsi kefir secara rutin. Sehingga ia berencana membina warga kampungnya untuk membuat susu kefir.

“Kalau saya sudah bikin kefir untuk kosmetik juga. Tapi buat warga kampung saya pinginnya mereka fokus pada susu kefir saja yang sederhana,” kata bapak tiga anak ini

Targetnya kana dimulai dengan memberikan pelatihan pada ibu-ibu PKK. Ibu PKK dirasa memiliki peranan penting bagi lingkungan keluarganya. Sehingga bisa dengan cepat menerapkan kebiasaan minum susu kefir ini.

Kemampuan membuat susu kefir ini didapatkan Agus dari istrinya yang mengawali pembuatan susu kefir karena menderita asam lambung kronis.

Dari niat membuat minuman yang baik untuk lambungnya, istrinya terus memproduksi susu kefir yang melimpah.

“Kok rasanya sayang kalau hanya dikonsumsi sendiri makanya kami pasarkan online, tenyata banyak yang minat,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help