Surya/

2.150 Ekor Sapi Impor Masuk di Peternakan II Greenfields di Wlingi Blitar

PT Greenfield Indonesia mendatangkan 2.150 ekor sapi betina yang diimpor dari Australia.

2.150 Ekor Sapi Impor Masuk di Peternakan II Greenfields di Wlingi Blitar
surabaya.tribunnews.com/sri handi lestari
Sapi impor dari Australia yang baru datang dan masuk di areal peternakan II PT Greenfields Indonesia di Wlingi, Blitar, Senin (9/10/2017). 

SURYA.co.id | BLITAR - PT Greenfield Indonesia mendatangkan 2.150 ekor sapi betina yang diimpor dari Australia. Setelah perjalanan selama sebelas hari, sapi-sapi itu mulai sandar dan bongkar di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Sabtu (7/10/2017). 

Kemudian mulai Minggu (8/10/2017) dan Senin (9/10/2017), sapi-sapi itu akan mulai dimasukkan ke Peternakan (Farm) II PT Greenfields Indonesia yang ada di Dusun Pijiombo, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.

Heru Prabowo, Head of Dairy Farm Indonesia, PT Greenfields, mengatakan bila kedatangan sapi betina ini merupakan tahap pertama dalam mengembangkan peternakan II untuk sapi perah.

"Selanjutnya sapi-sapi yang baru datang ini akan diinseminasi untuk bunting. Setelah bunting, baru akan produksi susu," jelas Heru, di sela kegiatan penerimaan 2.150 sapi impor di Wlingi, Blitar, Senin (9/10/2017).

Rencananya, produksi susu di peternakan II PT Greenfield di Wlingi akan dimulai pada Februari 2018. Beras dari sapi-sapi betina dari peternakan atau Farm I, yang ada di Gunung Kawi, Kabupaten Malang.

Sementara dari 2.150 sapi betina yang baru datang ini, diperkirakan baru akan bisa produksi susu paska melahirkan sapi pertama, yang diperkirakan bulan Mei 2018.

Peternakan I PT Greenfields saat ini berada di Gunung Kawi, Kabupaten Malang dengan jumlah sapi mencapai 8.700 ekor. Jumlah itu dikurangi untuk diletakkan di Peternakan II di Wlingi.

Sementara itu, untuk pengolahan hasil susu sapi menjadi susu segar minum, diolah di pabrik Greenfields yang ada di Ngajum, juga di wilayah Kabupaten Malang.

"Nantinya susu perah dari Peternakan II akan jadi bahan baku di pabrik susu yang ada di Malang. Selama ini, bahan baku susu masih dipasok dari peternakan I di gunung Kawi," tambah Heru.

Setelah kedatangan 2.150 sapi betina ini, pihaknya akan kembali mengimpor sapi betina sebanyak 4.600 ekor lebih di awal tahun 2018. Kemudian berlanjut hingga Juli 2019 untuk mencapai 9.000 ekor sapi perah.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help