Surya/

Lapor Cak

Warga Minta Pemkot Adakan Pelatihan Tanggap Bencana

"Kalau ada tentu kami akan senang dan bisa teredukasi, harapnnya bisa menangani lebih cepat bencana yang ada," ucap Wahid Abdul Gani.

Warga Minta Pemkot Adakan  Pelatihan Tanggap Bencana
surya/sugiyono
Latihan padamkan api denga Apar. Pelatihan semacam ini yang diminta warga. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Kota Surabaya memiliki fasilitas layanan on call tanggap bencana melalui Commad Center 112. Petugas akan langsung datang ke tempt kejadian hanya dalam waktu maksimal tujuh menit.

Namun, warga Surabaya meminta agar Pemkot tidak hanya memberikan penanganan bencana yang dialami masyarakat, tapi memberikan pelatihan tanggap bencana.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Wahid Abdul Ghani. Warga Kelurahan Medokan Ayu Kecamatab Rungkut, mengatakan pihaknya ingin ada pelatihan tanggap darurat bwncana untuk warga, khususnya untuk kebakaran.

"Kadang bencana itu terjadi akibat kita tidak tahu bagaimana penanganan awal yang benar, atau cara yang benar dalam menggunakan gas elpiji, saat ada bocor dan penanganan pertamanya, hingga api terlanjur menyebar," kata Wahid pada Surya.co.id, Minggu (8/10/2017).

Ia mengatakan selama ini belum ada pelatihan tanggap bencana untuk kebakaran. Kalau ia bisa meminta pihaknya ingin ada tim dari Dinas Pemadam Kebakaran untuk melatih ia dan warganya.

"Kalau ada tentu kami akan senang dan bisa teredukasi, harapnnya bisa menangani lebih cepat bencana yang ada," ucapnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help