Surya/

Citizen Reporter

Di Museum Mereka Mengenal Sejarah Lebih Nyata

di mana lagi kalau bukan di museum siswa bisa mengenal lebih dekat dan nyata sejarah bangsa daripada menelan teori yang susah mereka cerna ...

Di Museum Mereka Mengenal Sejarah Lebih Nyata
christiana subagyo/citizen reporter
Siswa SD Citra Berkat belajar sejarah langsung di Museum Mpu Tantular Buduran 

Reportase CHRISTIANA SUBAGYO
Pengajar di Sekolah Citra Berkat, The Taman Dayu, Pandaan

 

MENGENAL sejarah Indonesia akan membosankan bila hanya dipelajari di kelas tanpa melihat benda peninggalan sejarah secara langsung. Nah, pergi ke Museum Mpu Tantular, di Buduran, Sidoarjo, menjadi salah satu cara belajar sejarah dengan menyenangkan. Itu yang dilakukan murid-murid kelas empat di Sekolah Citra Berkat (SCB) The Taman Dayu, Pandaan, Jumat (18/9/2017).

Kedatangan rombongan disambut petugas museum dengan ramah. Peserta langsung diantar ke Gedung Von Faber. Sebagai pembuka, ada pengarahan singkat mengenai profil dan penjelasan koleksi museum oleh tim pemandu wisata.

Agar suasana makin hidup, ketiga pemandu bergantian melempar pertanyaan kepada siswa, seperti apa saja contoh peninggalan sejarah yang telah diketahuinya. Siswa berebutan menjawab, ini sekaligus mengingat kembali pelajaran sejarah yang sudah diterima di sekolah.

Selanjutnya, siswa diajak melihat pemutaran film peninggalan sejarah di Jawa Timur. Peserta kunjungan terlihat serius menyimak. Sesekali mereka menuliskan catatan di bukunya.

Pada sesi berikutnya, saatnya berkeliling melihat koleksi peninggalan sejarah di ruang pameran ditemani tim pemandu wisata.

Bila selama ini, mereka hanya mengetahui benda-benda bersejarah melalui bacaan, di Museum Mpu Tantular mereka melihat langsung wujud benda-benda sejarah.

Ada koleksi jaman prasejarah, klasik (Hindhu-Buddha), jaman Islam, kolonial dan modern, termasuk koleksi iptek.

”Dilihat saja, tidak usah dipegang,” seru Anang mengingatkan peserta yang penasaran.

”Pak Anang, benda apa sih ini?" tanya Melody, sambil menujuk salah satu koleksi. Dengan sabar dan runtut, Anang menjelaskan nama benda dan kegunaannya dengan bahasa yang mudah dipahami.

Sejumlah alat percobaan di museum bisa dijajal siswa secara bergantian.

Menutup kegiatan belajar bersama, guru dan siswa memanfaatkan gazebo sebagai sarana melengkapi catatan eksplorasi siswa, refleksi pembelajaran, dan makan siang bersama.

Siswa menikmati kegiatan belajar di museum karena mereka dapat melihat hal baru yang berbeda dan dapat melihat peninggalan sejarah secara nyata.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help