Surya/

Berita Bisnis

Kelar, Perbaikan Kabel PLN yang Terbakar di Jembatan Suramadu

Dengan selesainya perbaikan, maka pasokan listrik sudah tidak terhambat lagi dan bisa normal kembali.

Kelar, Perbaikan Kabel PLN yang Terbakar di Jembatan Suramadu
surya/istimewa
Wisnu Yulianto, Manajer Komunikasi, Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jawa Timur (kiri) saat melihat lokasi perbaikan kabel listrik yang terbakar di jembatan Suramadu, Jumat (6/10/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA- Setelah nonstop melakukan pekerjaan perbaikan sejak siang hingga malam hari, akhirnya Jumat (6/10/2017), perbaikan kabel milik PT PLN (Persero) yang terbakar di atas jembatan Suramadu, telah selesai.

Sebelumnya, kabel jalur penghubung jaringan dari Gardu Induk Ujung ke Gardu Induk Bangkalan berkapasistas lebih dari 140 MW itu terbakar.

Dampaknya, pasokan listrik ke Madura terhambat

Wisnu Yulianto, Manajer Komunikasi, Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jawa Timur, mengatakan, dengan selesainya perbaikan, maka pasokan listrik sudah tidak terhambat lagi dan bisa normal kembali.

"Sebelum kejadian, saat siang, beban puncak penggunaan listrik di Madura, adalah sebesar 150 hingga 160 MW dengan defisit daya 10 hingga 20 MW. Sedangkan di malam hari, beban puncak adalah 200 hingga 210 MW dengan defisit daya sekitar 60 hingga 70 MW. Selama mengalami masalah dan proses perbaikan dari 23 September 2017 hingga 6 Oktober ini, beban puncak rata- rata hanya 170 MW, sehingga manajemen pemadaman setiap beban puncak sekitar 30 – 40 MW,” jelas Wisnu, disela pantauan di lokasi perbaikan yang sudah selesai.

Langkah itu dilakukan setelah diadakan sosialisasi kepada pemimpin dan elemen masyarakat Madura.

Sehingga masyarakat dapat bertindak arif dalam penggunaan listriknya.

Wisnu menambahkan, PLN telah menjalankan prosedur perbaikan dan penormalan segera setelah kejadian kebakaran tersebut.

“Oleh sebab itu, penormalan dapat berjalan sesuai schedule dan pada hari ini, 6 oktober 2017, sambungan listrik yang menghubungkan Gardu Induk Ujung dan Bangkalan sudah normal kembali. Sehingga mulai hari ini, masyaratkat Madura tidak lagi merasakan pemadaman,” urai Wisnu.

Untuk selanjutnya, semua berharap, kejadian serupa maupun kejadian yang mengakibatkan terhambatnya pasokan listrik tidak terjadi lagi.

"PLN akan terus melakukan tindakan preventif untuk menjaga dan menjamin keandalan peralatan untuk kelangsungan pasokan listrik Jawa – Madura,” tambah Pinto Raharjo, Deputy Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help