Berita Surabaya

Warga Kampung Kedondong Demo- Camat dan Kapolsek Tegalsari Redam Warga, ternyata ini Persoalannya

Camat Tegalsari Yanu Mardiyanto dan Kapolsek Tegalsari Kompol David Tri Pasodjo turun untuk meredam aksi warga.

Warga Kampung Kedondong Demo- Camat dan Kapolsek Tegalsari Redam Warga, ternyata ini Persoalannya
surya/nuraini faiq
Warga Kampung Kedondong Tegalsari Surabaya demo memprotes jalan kampung yang macet karena ratusan mobil menutupi jalan kampung, Kamis (5/10/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga Kampung Kedondong, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, hilang kesabaran karena tiap hari akses kampung mereka terhalangi ratusan mobil.

Aksi turun jalan mereka memaksa mendekati sekolah Mawar Sharon.

Namun, oleh petugas Polsek Tegalsari dan Koramil setempat dihalangi. Petugas berhasil meredam hingga aksi tak sampai ke lokasi sekolah.

Camat Tegalsari Yanu Mardiyanto dan Kapolsek Tegalsari Kompol David Tri Pasodjo turun untuk meredam aksi warga. Mereka ikut turun ke jalan meminta aksi tak sampai ke lokasi sekolah.

Aksi warga digelar untuk mendesak Pemkot Surabaya menuntaskan akses kampung yang saban hari terhalangi ratusan mobil.

Warga kalau pagi tak bisa keluar karena terhalangi mobil. Begitu juga jam pulang sekolah.

Mereka membentangkan spanduk dan poster sambil berjalan. Namun petugas polisi menghalangi mereka merangsek ke Mawar Sharon.

Meski demikian, mereka memasang spanduk di kawasan areal Mawar Sharon. Kawasan yang kini rencananya dibuat rumah peribadatan.

"Belum ada rumah peribadatan saja sudah ratusan mobil menghalangi kami. Bagaimana kalau rumah ibadah dibangun siapa yang menjamin tidak macet," kata Toyib, Ketua LKMK Tegalsari.

Saat ini lembaga Mawar Sharon telah memperluas lahan bangunan.

Ada rencana renovasi rumah ibadah di lokasi itu. Rencana ini ditentang warga jika tidak menuntaskan macet di depan sekolah Mawar Sharon.

Mobil yang saban pagi jam masuk sekolah dan jam pulang sekolah dibiarkan tidak masuk areal parkir sekolah karena lembaga ini tak memiliki lahan parkir yang memadai.

Akibatnya jam pagi dan sore ratusan mobil menumpuk di sekitar areal tersebut.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help