Surya/

Berita Gresik

Polisi Gresik Tangkap Bandar dan Pengedar Sabu- Barang Buktinya terdapat 'Pahe' Sabu Siap Edar

Anca diminta memancing keberadaan Suhadi. Hingga akhirnya polisi dapat menangkap dan menggeledah rumah tersangka.

Polisi Gresik Tangkap Bandar dan Pengedar Sabu- Barang Buktinya terdapat 'Pahe' Sabu Siap Edar
surya/sugiyono
NARKOBA - Kedua tersangka kasus pengedar dan bandar sabu di Gresik ditunjukkan Kasat Narkoba Polres Gresik, Kamis (5/10/2017). 

SURYA.co.id | GRESIK - Suhadi (39), warga Dusun Pedurungan, Desa Dukuh Tunggal, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan dan Ahmad Wildan Maulana Faldiansyah alias Anca (18), warga Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, keduanya ditangkap petugas Satnarkoba Polres Gresik akibat mengedarkan sabu.

Terungkapnya pengedar dan bandar sabu ini ketika anggota Satnarkoba Polres Gresik menangkap Anca di Jl Raya Betoyo, Kecamatan Manyar, Gresik yang akan mengantarkan sabu seberat 0,15 gram.

Dari tertangkapnya Anca, anggota Satnarkoba Polres Gresik langsung meminta keterangan asal muasal batang terlarang itu. Sehingga tersangka menyebut nama Suhadi.

Selanjutnya, Anca diminta memancing keberadaan Suhadi. Hingga akhirnya dapat menangkap dan menggeledah rumah tersangka.

Dari penggeledahan itu berhasil ditemukan barang bukti sabu berupa 4 poket hemat (Page) sabu, masing-masing 0,33 gram, 0,15 gram, 0,13 gram dan 0,12 gram.

Barang bukti lainnya yaitu sebuah alat penghisap sabu, sebuah pipet kaca, sebuah gunting, 3 buah skrop dari sedotan plastik, satu bandel plastik kecil dan sebuah ponsel.

"Untungnya anggota langsung sigap menggrebek pemasoknya sehingga komplotan pengedar dan bandar sabu dapat ditangkap," kata Kasat Narkoba Polres Gresik AKP Chotib Widiyanto, Kamis (5/10/2017).

Akibat perbuatan tersebut kedua tersangka dikenakan Pasal 114 juncto pasal 112 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun.
"Semoga masyarakat benar-benar sadar bahwa narkoba sangat merusak keluarga. Sehingga bisa saling mengingatkan," imbuhnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help