Surya/

Citizen Reporter

Menguasai Literasi Sains

apa itu literasi sains dan bagaimana menguasainya? literasi menjadi kendaraannya dan sains menjadi penumpangnya, keduanya berjalan seiring ...

Menguasai Literasi Sains
pixabay.com
ilustrasi 

Reportase Suci Ayu Latifah
Mahasiswi STKIP PGRI Ponorogo

RATUSAN mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Biologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), serius melihat tayangan seekor kera dan dua ekor harimau. Pesan dari tayangan berdurasi tujuh menit itu adalah kecerdasan, kecerdikan, keunikan, dan kreativitas.

“Fisik besar belum tentu berhasil, kalau tak punya kecerdasan,” ucap Sutejo, saat mengisi kuliah umum di Auditorium Mohamad Djazman, Sabtu (23/9/2017).

Pendiri Sekolah Literasi Gratis itu menjelaskan, kecerdasan meliputi berpikir logis, kritis, analitis, sistematis, generalitatif, induktif, kausatif, empirik, investigatif, dan eksploratif.

Salah satu kecerdasan utama pendidik biologi adalah eksploratif. Dibutuhkan pengamatan dan pemahaman suatu definisi atau pengertian terkait konsep maupun pola yang dijadikan bahan penelitian. Dalam kajian filsafat, hal itu berkenaan dengan ontologis, epistemologis, dan aksiologis.

“Hanya butuh rumus apa, bagaimana, dan mengapa. Saya sebut teknik ABM,” jelasnya.

Dikemas dalam bingkai literasi, acara bertema Membentuk Karakter Utama (Unggul, Terampil, Aktif dan Kreatif, Mandiri, Amanah) dengan Literasi Sains dan Proses Penguatan Nilai-Nilai Keislaman itu terasa menyenangkan ketika penulis 38 buku itu mengajak peserta menjawab empat pertanyaan tentang manfaat burung, mulai dari paruh hingga ekor burung.

“Terakhir, ekor burung untuk?” tanya Sutejo. Satu per satu peserta berusaha menjawab karena Sutejo akan berbagi buku gratis. Sayang jawaban mereka kurang tepat. Bagi Sutejo, ekor burung untuk menghitung. Satu, dua, sepuluh ekor, hingga seratus ekor.

Sutejo juga menyinggung makalahnya, tahun 2012 literasi sains berada diperingkat 64 dari rata-rata 375 di Indonesia. Kendati untuk memperbaiki konsentrasi literasi sains dibutuhkan aspek-aspek dan kesesuaian terhadap tujuan pendidikan Nasional dalam pasal 3 UU No. 20 tahun 2003.

Respons baik, datang dari Ketua Program Studi Biologi, Suparti, “senang melihat semangat mahasiswa menyantap materi literasi sains. Semoga menjadi bekal sebagai pendidik kelak. Seperti yang diungkapkan Sutejo, bahwa orang literasi pasti unggul, sebab ada proses pemahaman, penyadaran, dan pemaknaan."

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help