Surya/

Liga 1

15 Klub Liga 1 Protes Operator Kompetisi, 15 Poin ini Tuntutannya

Tuntutan FKSPI ialah meminta PT LIB menjelaskan 15 hal yang dinilai tidak transparan.

15 Klub Liga 1 Protes Operator Kompetisi, 15 Poin ini Tuntutannya
surya/ahmad faisol
Haruna Soemitro 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Sebanyak 15 klub liga 1 protes terhadap operator liga yakni PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).

Mereka bagian dari 18 klub peserta kompetisi Liga 1 yang tergabung dalam Forum Klub Sepakbola Profesional Indonesia (FKSPI).

Sedang tiga klub yang tidak ikut serta dalam forum ini, yakni PS TNI, Bali United, dan Persib Bandung.

Tuntutan FKSPI ialah meminta PT LIB menjelaskan 15 hal yang dinilai tidak transparan.

Haruna Soemitro, Manajer Madura United selaku perwakilan Madura United dalam aksi tersebut, mengatakan, 15 klub peserta Liga 1 memiliki tujuan dan keinginan yang sama dalam upaya mencari kejelasan ke pihak PT LIB.

Selain itu, Haruna juga menandaskan 15 klub tersebut, ada kemunduran secara kualitas gelaran TSC 2016 lalu dengan kompetisi Liga 1, yang saat ini masih menyisakan tujuh laga.

"Menurut kami, ada langkah mundur jika dibandingkan dengan pelaksanaan TSC 2016 lalu. Musim lalu itu TSC terbilang transparan dan bisa diketahui oleh klub untuk hal-hal hak peserta seperti sharing rating TV dll, tapi saat ini tidak," ujar Haruna Soemitro, Kamis (5/10/2017).

FKSPI mengharapkan agar operator segera tergugah dan mengevaluasi kompetisi yang telah masuk fase akhir.

Berikut 15 Poin Tuntutan FKSPI Pada PT LIB:

1. Breakdown sumber dana
2. Transparansi jumlah sponsor
3. Transparansi share hak siar
4. Pelaksanaan pilihan live pertandingan
5. Formulasi ranking dan fee rating televisi
6. Pemilihan waktu pertandingan
7. Transparansi penggunaan anggaran
8. Legal standing hubungan LIB dan klub
9. Kejelasan perjanjian hak dan kewajiban LIB dan klub
10. Hak gaji pemain yang dipanggil timnas
11. Regulasi kompetisi secara umum
12. Penugasan wasit asing
13. Kebijakan kompetisi usia muda
14. Transparansi jumlah pertandingan home dan away
15. Implementasi fairness yang sering dipaksakan.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help