Surya/

Berita Ekonomi Bisnis

1,5 Jam Bank Jatim Gelar Pertemuan Business to Business, ini Hasilnya

Menurut Soeroso, perdagangan antarpulau dengan Jatim saat ini sedang diagresifkan. Sampai Juli tercatat transaksi mencapai Rp 550 triliun.

1,5 Jam Bank Jatim Gelar Pertemuan Business to Business, ini Hasilnya
surya/sugiharto
UKM BINAAN - Dirut Bank Jatim Soeroso (tengah) bersama Direktur Keuangan Ferdy (kiri) menunjukkan produk UKM binaan Bank Jatim pada pameran Jatim Fair, Kamis (5/10/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur atau Bank Jatim, mencatat transaksi senilai Rp 759 miliar selama 1,5 jam membuka pertemuan Bussines to Business (B to B) pengusaha Jatim dan luar Jatim serta eksportir di Surabaya, Kamis (5/10/2017).

Pembayaran transaksi itu dilakukan melalalui Bank Jatim, sebagai BUMD Provinsi Jatim.

"Transaksi yang terjadi selama 1,5 jam itu cukjp besar. Sekitar Rp 759 miliar. Hal ini menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan manfaat dan kerjasama Bank Jatim dalam mendukung potensi perdagangan di wilayah Jatim," kata R Soeroso, Direktur Utama Bank Jatim, di sela kunjungan di stan Bank Jatim dalam pameram Jatim Fair 2017 di Surabaya.

Menurut Soeroso, perdagangan antarpulau dengan Jatim saat ini sedang diagresifkan. Sampai Juli tercatat transaksi mencapai Rp 550 triliun. Sedang hingga akhir tahun 2017 mencapai Rp 1.100 triliun.

"Karena itu kami dukung terus pertumbuhan kinerja perdagangan Jatim. Seperti pendampingan UMKM, mulai dari akses permodalan, pasar, dan promosi, seperti dalam pameran Jatim Fair ini," jelas Soeroso.

Pameran Jatim Fair 2017 digelar selama 11 hari mulai 5 sampai dengan 15 Oktober 2017.

Event ini merupakan ajang terbesar bagi UMKM dan perusahaan yang concern terhadap UMKM.

"Support kami dalam event ini selain sebagai bentuk dukungan kepada nasabah UMKM, tapi juga untuk peningkatan brand dan product awareness kita di masyarakat. Dengan produk dan fasilitas yang beragam, Kami ingin masyarakat lebih mengenal dan menjadi nasabah bankjatim" ujar Ferdian Timur, Corporate Secretary Bank Jatim.

Untuk tahun ini, batik tidak lagi menjadi komoditas utama yang dipamerkan di stand bankjatim.

Selain ingin lebih fokus dengan kebutuhan masyarakat akan informasi produk dan fasilitas yang dimiliki, Bank Jatim menggandeng nasabah UMKM dari 10 (sepuluh) cabang.

Yaitu Cabang Utama Surabaya, Perak, dr. Soetomo, HR. Muhammad, Cabang Syariah Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Malang dan Blitar, dengan produk yang lebih beragam, di antaranya: Sangkar burung, Sandal dan Sepatu kulit, produk olahan anyaman dan kayu, perhiasan, coklat, dan lainnya.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help