Surya/

Citizen Reporter

Rakai Langit Menikmati Cerpen Cara Asyik

bosan dengan cara membaca yang itu-itu juga? coba saja baca kumcer Rakai Langit ini.. fiksi berbasis augmented reality ini dijamin membaca itu asyik..

Rakai Langit Menikmati Cerpen Cara Asyik
istimewa
ilustrasi 

Reportase Zahro Rokhmawati
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Malang

BUKU kumpulan cerpen (kumcer) berbasis augmented reality berjudul Rakai Langit, dikupas Rabu (20/9/2017) di Kafe Pustaka Universitas Negeri Malang. Dipandu moderator Lenny Agustina, hadir Teguh Dewangga, penulis Rakai Langit dan Fahrul Khakim, pembedah buku.

10 Cerpen di buku ini merupakan karya terbaik Teguh Dewangga yang telah memenangkan berbagai kompetisi penulisan cerpen.

Inovasi yang melatari kehadiran Rakai Langit dipicu kurang sukanya generasi milenial membaca buku. Gawai menjadi kebutuhan pertama mereka mencari informasi atau sekadar mencari hiburan ketimbang membaca buku.

Ini menggelisahkan mahasiswa S1 Teknik Otomotif UM. Lewat inovasi yang dibuatnya, Teguh dan tim Rakai Langit diganjar medali emas di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional 2017 di Makassar.

Menurut Fahrul, pembedah buku, cerpen-cerpen Rakai Langit yang bertema kearifan lokal memiliki banyak keistimewaan. Dari 10 cerpen, Lelaki Kencana yang Hilang Sebelum Berkhotbah pada Malam yang Ganjil merupakan cerpen kontroversial namun Teguh menyuguhkannya dengan sangat apik.

Dari segi bahasa, kumcer banyak menggunakan diksi menawan serta majas yang melengkapi keindahan bahasa. Rakai Langit juga memiliki ciri khas dalam penggunaan judul-judul yang relatif panjang.

“Agar pembaca tertarik membacanya dari judul yang saya buat,” papar Teguh.

Selain kearifan lokal yang menarik dalam Rakai Langit adalah tentang kejujuran, sikap toleransi, gotong-royong, menghargai kepercayaan masing-masing dan sebagainya, tentu dengan balutan ilustrasi di setiap cerita.

Ilustrasi akan memunculkan animasi berbentuk audio visual dari program augmented reality. Penggunaannya cukup mudah. Pembaca diharapkan menginstall aplikasi Rakai Langit di play store.

Setelah itu, arahkan kamera pada ilustrasi yang ada. Animasi akan muncul pada layar dan menggambarkan bagian cerita yang divisualisasikan.

Setiap ilustrasi yang ada akan memunculkan animasi sehingga alternatif menikmati cerita bisa lebih beragam dan menarik.

Tentunya setelah ini Teguh dan Tim rakai Langit akan terus mengembangkan kumcer Rakai Langit ini dalam bentuk film pendek, komik, serta merchandise.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help