Surya/

Lapor Cak

Masuk Situs Cagar Budaya, Perbaikan Jembatan Peneleh harus Ada Rekom Khusus

"Kita tidak bisa sembarangan, karena kalau untuk jalan atau jembatan yang terdapat plang cagar budayanya harus ada perlakuan khusus," kata Ganjar.

Masuk Situs Cagar Budaya, Perbaikan Jembatan Peneleh harus Ada Rekom Khusus
surya/sulvi sofiana
Pengedara mobil dan melintas di Jembatan Peneleh yang berlubang. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Ganjar Siswo Pramono mengatakan untuk pembenahan situs cagar budaya tidak bisa sembarangan.

Ia menyebutkan pembenahan cagar budaya harus ada rekomendasi dari tim yang paham tentang cagar budaya.

"Kita tidak bisa sembarangan, karena kalau untuk jalan atau jembatan yang terdapat plang cagar budayanya harus ada perlakuan khusus," kata Ganjar yang dikonfirmasi, Selasa (3/10/2017).

Namun, Ganjar menjanjikan besok tim dari DPU BMP segera melakukan cek di lapangan terhadap jembatan yang lubang.

Jika bisa dilakukan tambal sulam tanpa ada rekomendasi dari tim cagar budaya maka akan langsung dilakukan perbaikan.

"Besok saya akan coba cek dan laporkan ke kepala dinas dulu, kalau boleh langsung diperbaiki akan langsung ada penanganan," kata Ganjar.

Namun, pandangan berbeda disampaikan anggota Komisi C DPRD Surabaya Vinsensius Awey.
Ia mengatakan perbaikan Jembatan Peneleh bisa dilihat dari tingkat kerusakannya.

"Ketika hanya lubang bisa diperbaiki dengan swakelola dan tambal sulam. Kan tidak mengubah struktur jalan dan jembatannya," kata Politisi Partai Nasdem ini.

Selain itu jika swakelola juga tidak perlu dilalukan perubahan anggaran atau pergeseran anggaran APBD.

"Sebab kalau bahaya dan mengganggu pengguna jalan lebih baik segera diperbaiki," kata Awey.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help