Surya/

Berita Ekonomi Bisnis

Luncurkan BRI Easy Card, BRI Target Peningkatan Penetrasi Pasar Kartu Kredit hingga 20 Persen

Kepala Bagian e-Banking and Card Kanwil BRI Surabaya, Dewi Andjarsari menjelaskan kehadiran Easy Card perlahan menggeser kartu kredit BRI sebelumnya.

Luncurkan BRI Easy Card, BRI Target Peningkatan Penetrasi Pasar Kartu Kredit hingga 20 Persen
surya/sri handi lestari
Ebeneser Girsang (kiri), Pemimpin Wilayah BRI Kanwil Surabaya, di sela kegiatan launching BRI Easy Card di Surabaya, Selasa (3/10/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penetrasi pemilik kartu kredit yang dikeluarkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah Surabaya masih sekitar 50.000.

Jumlah itu cukup kecil dibanding jumlah nasabahnya yang mencapai lebih dari 3 juta.

"Karena itu, kami mulai agresif memasarkan produk kartu kredit ini. Apalagi ada produk baru, berupa kartu kredit BRI Easy Card," kata Ebeneser Girsang, Pemimpin Wilayah BRI Kanwil Surabaya di sela kegiatan launching BRI Easy Card di Surabaya, Selasa (3/10/2017).

Dengan produk baru ini, Ebeneser menargetkan pertumbuhan penetrasi kartu kredit BRI bisa naik hingga 20 persen. Hal itu optimis tercapai, mengingat jumlah nasabah yang cukup besat.
Tak hanya jumlah, dalam hal nilai, simpanan nasabah BRI di angka Rp 500 juta juga banyak.
Termasuk nasabah debitur atau kredit dengan nilai pinjaman Rp 500 juta.

"Nasabah banyak. Nasabah yang punya simpanan dan kredit di Rp 500 juta juga banyak. Target awal kami untuk menaikkan penetrasi kartu kredit masih nasabah sendiri. Selanjutnya bisa nasabah baru," lanjut Ebeneser.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan manfaat cash back bagi pemegang kartu BRI Easy Card.

Antara lain cash back 1 persen untuk tarik tunai, 2 persen untuk membeli bahan bakar minyak di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) Pertamina dan 3 persen untuk belanja di merchant minimarket, supermaket dan hipermarket yang sudah bekerjasama dengan BRI dan berlogo mastercard.

Ebeneser mengakui kinerja kartu kredit BRI di Surabaya masih sangat kecil, berbeda dengan di Papua justru kartu kredit BRI banyak dikenal masyarakat. Namun begitu, saat ini waktu yang tepat bagi BRI untuk merebut pasar pengguna kartu kredit melalui berbagai penetrasi.

"Kinerja penyaluran kredit kami di Surabaya sampai September 2017 ini mencapai Rp29,7 triliun naik dibanding 2016 (Januari-Desember) mencapai Rp26,4 triliun, tapi 70 persen nya banyak diserap sektor UMKM, dan disusul kredit korporasi, sedangkan kartu kredit sangat kecil," jelasnya.

Kepala Bagian e-Banking and Card Kanwil BRI Surabaya, Dewi Andjarsari menjelaskan kehadiran Easy Card tersebut nantinya perlahan menggeser kartu kredit BRI yang sebelumnya yakni jenis silver dan gold.

"Jadi untuk nasabah kartu kredit baru langsung diberikan Easy Card, sedangkan kartu yang lama tetap berlaku hingga masa berlaku habis dan akan diganti dengan Easy Card," jelas Dewi.

Terkait layanan cash back, akan diberikan atau muncul di billing statement atau tagihan pada bulan berikutnya. Langkah ini dilakukan, untuk sebagai salah satu langkah dalam memperhatikan kebutuhan konsumen yang semakin ke depan akan banyak didominasi generasi milenial.

"Untuk itu Easy Card ini sangat cocok untuk usia 24-45 tahun yang sudah mulai menuju gaya hidup cashless," tandas Dewi.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help