Persona

Vania Santoso Gelisah Lihat Orang Buang Sampah Sembarangan di Area CFD

Bagi aktivis lingkungan Surabaya, Vania Santoso, banyaknya orang yang buang sampah sembarangan saat ajang car free day, benar-benar bikin sedih.

Vania Santoso Gelisah Lihat Orang Buang Sampah Sembarangan di Area CFD
ist
Vania Santoso 

SURYA.co.id | SURABAYA - Masih banyaknya sampah bertebaran di berbagai sudut kota Surabaya, khususnya kawasan car free day (CFD) membuat aktivis lingkungan, Vania Santoso prihatin.

Vania juga menganggap ketidakpedulian masyarakat saat menikmati suasana CFD itu jadi hal yang ironis. 

“Sebab, tujuan awalnya CFD kan untuk mengurangi polusi udara, tetapi malah berakhir merusak lingkungan. Sampah dibuang sembarangan,” cetusnya.

Sarjana S1 Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga ini berharap, banyaknya massa yang berkumpul dan ikut acara-acara tersebut makin tinggi pula kesadaran masyarakatnya terhadap budaya jaga lingkungan.

“Semoga mereka tahu betul tujuan awal kegiatan CFD, sehingga tidak malah kontraproduktif,” tandasnya.

Vania melihat, kebiasaan buang sampah belum merasuk ke jiwa masyarakat kota besar seperti Surabaya ini.

“Salah satu faktor utamanya adalah memang masih banyak masyarakat yang belum merasakan pentingnya menjaga lingkungan,” ucapnya.

Perempuan kelahiran Surabaya, 11 januari 1992 ini lalu menceritakan pengalamannya ketika melakukan kegiatan di Singapura terkait penobatan dirinya sebagai salah satu dari 18 Young Social Leader dari Institute Societal Leadership Singapura Management University dan Temasek Foundation pada 13-17 september 2017.

Vania ketika itu berkesempatan mengikuti perjalanan yang dipimpin oleh Geylang Adventure berkeliling melihat sisi lain kota Singapura khususnya Sungai Geylang. Sungai tersebut merupakan salah satu sumber air minum utama Singapura.

Karena itu, lanjut Vania, pemerintah menetapkan denda yang cukup tinggi jika ada yang ketahuan membuang sampah sembarangan.

“Karena sungai itu jadi salah satu sumber kehidupan mereka. Warga Singapura tahu benar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tahu benar kehidupan mereka berasal dari lingkungan itu,” imbuh Duta Pemuda Kreatif –Kemenpora RI ini.

Vania yang juga Innovation Officer Unicef Indonesia ini mengingatkan, bahwa membuang sampah sembrarangan berarti memasukkan sampah ke dalam tubuh kita.

“Kalau buang sampah sembarangan kan masuk ke sungai yang jadi sumber air minum, atau bahkan dimakan hewan ternak yang akan menjadi lauk pauk kita. Jadi jika kita membuang sampah sembarangan, nggak hanya mencemari lingkungan tetapi juga mencemari kesehatan diri kita sendiri,” tegasnya. 

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved