Surya/
Home »

Techno

» Apps

Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Ajukan Banding Pertahankan Aset SDN Ketabang I

Pemkot kini juga sedang meminta bantuan Kejari untuk membantu menelusuri ada tidaknya aspek pidana

Pemkot Surabaya Ajukan Banding Pertahankan Aset SDN Ketabang I
surya/fatimatuz zahroh
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberikan penjelasan tentang sengketa aset SDN Ketabang I di ruang kerjanya, Senin (2/10/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Usai dinyatakan kalah oleh Pengadilan Negeri Surabaya atas sengketa aset SDN Ketabang I, pemerintah memutuskan untuk mengajukan banding.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyebut upaya banding ini diajukan ke Pengadilan Tinggi sebagai tindak lanjut agar aset tersebut tidak jatuh ke pihak lain.

"Kita memiliki bukti de facto dan de jure aset itu adalah aset Pemerintah Kota Surabaya," kata Risma dalam wawancara dengan media di ruang kerjanya, Senin (2/10/2017).

Bukti de jure yang dimaksud adalah bukti catatan kepemilikan aset sejak jaman Belanda.

Dan de facto yang dimaksud adalah bukti selama puluhan tahun sekolah itu ditempati dan dimanfaatkan oleh Pemkot.

Ia menyebutkan Pemkot kini juga sedang meminta bantuan Kejari untuk membantu menelusuri ada tidaknya aspek pidana dalam sengketa aset tersebut.

"Kita sudah datangkan banyak saksi. Termasuk tokoh yang lahir dari sekolah itu. Seperti Menteri Pendidikan Wardiman, Sekda Surabaya Hendro Gunawan, itu dari SDN Ketabang I," kata Risma.

Saksi dari alumnus sekolah tersebut juga sudah didatangkan.

Mulai mantan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Harun hingga anak dari tukang kebun sekolah juga didatangkan sebagai saksi untuk menguatkan perjuangan aset.

"Nah setelah saya tanya dari pengacara yang lapor ke saya, sebab kalahnya kita adalah PN, sekolah tidak memakai pertimbangan terhadap saksi yang kita datangkan," terang Risma.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help