Surya/

Properti

Bidik Market Mahasiswa, Apartemen Taman Melati Malang @Dinoyo Ditarget Sold Out Akhir Tahun

Apartemen Taman Melati Malang @Dinoyo membidik kalangan mahasiswa sebagai pasar mereka. Akhir tahun ini, unit yang ditawarkan ditargetkan sold out.

Bidik Market Mahasiswa, Apartemen Taman Melati Malang @Dinoyo Ditarget Sold Out Akhir Tahun
surabaya.tribunnews.com/sri handi lestari
Idhom Bachtiar Arifin, Project Manager Property Taman Melati Malang @Dinoyo (tengah) saat saat melihat maket pengembangan apartemen Taman Melati Malang @Dinoyo, Senin (2/10/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kota Malang menjadi incaran pengembang anak perusahaan BUMN untuk membangun apartemen.

Salah satunya adalah PT Adhi Persada Property (APP), anak perusahaan PT Adhi Karya (Persero) Tbk, yang mengembangkan apartemen Taman Melati Malang @Dinoyo.

"Respon pasar sangat bagus. Sejak kami pasarkan pada Maret 2017 lalu, sudah laku 50 persen," jelas Acep M Sadili, Manager Marketing Taman Melati Malang @Dinoyo, Senin (2/10/2017).

Respon yang positif itu, membuat pihaknya mendapat target untuk menjual habis sebelum akhir tahun 2017. Karena itu pihaknya mulai agresif melakukan penjualan hingga November 2017.

"Sejak bulan Agustus, kami push penjualan dengan banyak penawaran menarik bagi konsumen," jelas Acep.

Antara lain dengan penawaran hadiah langsung Iphone, undian berhadiah mobil BMW sport, dan pembelian dengan bonus full furnished dan full elektronik.

Dengan langkah ini, pihaknya optimis akan memcapai target. Apalagi secara produk, Idhom Bachtiar Arifin, Project Manager Property Taman Melati Malang @Dinoyo, mengklaim produk APP memberikan nilai lebih.

"Mulai dari produk kami yang kokoh, kuat, kami juga sediakan area commercial pendukung para penghuni. Kolam renang, dan rooftop untuk para penghuni," jelas Idhom.

Apartemen ini membidik segmen mahasiswa yang memang banyak berada di kawasan Dinoyo. Dengan harga jual mulai Rp 400 jutaan, untuk type studio, ditarget mulai pembangunan sebelum akhir tahun 2017. Selanjutnya disiapkan untuk serah terima di tahun 2019.

Idhom menambahkan, potensi investasi apartemen di kawasan ini cukup besar. Untuk nilai sewa, per tahun bisa naik 7 persen sampai 8 persen. Bila dibandingkan dengan sewa kost di rumah, kenaikannya masih di kisaran 5 persen.

"Pasar mahasiswa di Malang cukup besar. Selain mahasiswa juga wisatawan. Malang raya menjadi jujugan yang cukup menarik segmen wisatawan," jelas Idhom.

Selain APP, pengembang BUMN yang memiliki proyek apartemen di Kota Malang, ada PT PP Properti, yang mengembangkan apartemen The Begawan, di kawasan Tlogomas. Juga Wika Realty yang bersiap membangun apartemen di kawasan Soekarno Hatta.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help