Surya/

Properti

Ditawarkan Lewat Sistem Tanda Minat, Apartemen the Sukolilo Residence Tuai Respons Positif

Respon pasar apartemen di wilayah Surabaya timur masih cukup positif, setidaknya bagi para pengembang. Di atnaranya, pengembang the Sukolilo Residence

Ditawarkan Lewat Sistem Tanda Minat, Apartemen the Sukolilo Residence Tuai Respons Positif
Surabaya.tribunnews.com/Sugiharto
Penawaran unit the Sukolilo Residence di Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA  - Di tengah maraknya penjualan unit apartemen, respon pasar apartemen di wilayah Surabaya Timur, masih cukup besar. Terutama dari segmen investor maupun end user yang bergerak di bidang pendidikan. Hal itu terlihat dari konsumen apartemen The Sukolilo Residence yang selama masa penjualan lewat sistem Tanda Minat (TM) cukup besar.

"Penjualan tahap pertama, kami hanya sediakan 120 unit. Respon pasar cukup positif dengan jumlah konsumen yang memberikan TM mencapai 180. Masih bertambah selama proses pemilihan unit yang kami gelar di mal," kata Yandi Bagus Tedja, Direktur Utama DR Property Group, pengembang The Sukolilo Residence, di sela kegiatan pemilihan unit di atrium Grand City mal, Surabaya, Minggu (2/10/2017).

Sistim penjualan ini merupakan langkah untuk melihat respon dan minat pasar dalam produk apartemen.

Setelah mendapat peminat, kemudian pemilihan unit yang diikuti dengan booking fee Rp 5 juta, atau Tanda Jadi menjadi Rp 8 juta.

"Kami menjual dengan harga awal yang cukup terjangkau di unit terbatas ini. Selanjutnya, penjualan tahap dua akan ada penawaran harga baru yang naik di kisaran 2 sampai 3 persen," jelas Yondi.

Saat ini harga yang ditawarkan masih Rp 14 juta per meter persegi. Untuk dua type unit yang disediakan. Yaitu type 43 atau studio dan type 64 atau dua bed room.

Menurut Yondi, sekitar 50 persen konsumen berasal dari kota Surabaya. Sedangkan 50 persen adalah luar Surabaya masih di pulau Jawa dan konsumen luar Jawa. Segmen mayoritas adalah dosen, mahasiswa dan sedikit pengusaha.

"Kami belum melihat mereka adalah investor atau end user. Tapi melihat pasar produk kami di kawasan Surabaya Timur yang sudah ada, mereka ada end user untuk jangka panjang yang di awal ini tentunya masih investor," lanjut Yondi.

Dari penelitian yang dilakukan Collier International, lembaga yang bergerak di bidang riset properti, di Surabaya Timur masih menjadi daerah prospektif dalam pasar produk apartemen.

Posisinya yang berada di sekitar banyak lembaga pendidikan besar di Surabaya, pasarnya akan terus berkembang dalam 10 tahun kedepan.

"Kami optimis produk kami akan diminati konsumen. Apalagi rencana pembangunan Jalur Lingkar Luar Timur (JLLT) Surabaya akan jadi nilai lebih bagi investor," tambah Darman Tedja, Komisaris DR Property.

Apalagi, The Sukolilo Residence sudah melakukan ground breaking atau peletakan batu pertama untuk memulai pembangunan pada 18 Agustus lalu dan ditargetkan tahun 2020 sudah mulai serah terima ke konsumen.

Setelah selesai menjual 120 unit, DR Property akan melanjutkan penjualan unit lain yang masih tersisa di tower pertama apartemen ini.

"Total ada 514 unit yang akan kami jual. Setelah tahap pertama 128 unit, akan lanjut penjualan tahap kedua, yang masih kami siapkan jumlah unitnya dan harga barunya," tandas Darman.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help