Surya/

Pertamina Pastikan Agen dan Pangkalan Jual LPG 3 Kg Sesuai HET

Pertamina: Harga eceran tertinggi elpiji 3 Kg di seluruh Agen dan Pangkalan LPG di wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara Rp 16.000

Pertamina Pastikan Agen dan Pangkalan Jual LPG 3 Kg Sesuai HET
ist
Pertamina Pastikan Agen dan Pangkalan Jual LPG 3 Kg Sesuai HET 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V menjamin harga elpiji 3 Kg di seluruh Agen dan Pangkalan LPG di wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp 16.000.

Pertamina menghimbau masyarakat untuk dapat membeli elpiji 3 kg di pangkalan resmi terdekat ataupun SPBU yang menjual elpiji dengan HET.

“Kami menjamin takaran isi berikut kelengkapan pengamanan seperti seal tabung dan plastic wrap-nya. Harga jual di Pangkalan juga sesuai dengan HET yaitu Rp 16.000,” jelas Area Manager Communication & Relations Jatimbalinus Rifky Rakhman Yusuf.

Pangkalan LPG resmi, lanjut Rifky, dikenali dari plang nama/spanduk di area pangkalan atau di SPBU yang disertai dengan logo Hiswana dan nama agen pemasok.

“Saat ini terdapat 713 Agen LPG 3 Kg dan 29.279 Pangkalan LPG 3 Kg yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT,” ujar Rifky.

Rifky menambahkan, untuk pengecer bukan bagian dari lembaga penyalur resmi LPG Pertamina. Kewenangan dan pengawasan Pertamina hanya meliputi agen dan pangkalan resmi LPG.

“Kita terus memonitor ketersediaan elpiji 3 kg di lapangan dan memastikan stok dan pasokan elpiji 3 kg di Wilayah Jatimbalinus dalam kondisi aman. Selain itu, kita juga mensiagakan petugas untuk melakukan pengecekan secara rutin dan menjamin stok aman di seluruh pangkalan dan agen elpiji di wilayah MOR V,” tutup Rifky.

Masyarakat dapat menyampaikan informasi, keluhan ataupun masukan yang membangun atas pelayanan elpiji 3 kg melalui Contact Pertamina di nomor 1-500-000 atau email pcc@pertamina.com dan sms ke 0815-9-500000, agar Pertamina bisa terus memperbaiki dan meningkatkan layanan serta menindaklanjuti permasalahan di lapangan.

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help