Surya/

Lapor Cak

Jemur Ngawinan Bebas Macet- Dishub: Rekayasa Lalin Tunggu Satu Rumah dan Dinkes Jatim

"Kami memang telah merencanakan semua kendaraan dari Jemurandayani tak boleh melintas Dolog. Sudah kami pasang lampu merah."

Jemur Ngawinan Bebas Macet- Dishub: Rekayasa Lalin Tunggu Satu Rumah dan Dinkes Jatim
surya/nuraini faiq
TUNTAS: Proyek pelebaran jalan dengan menutup Kali Jemur Ngawinan dengan Box Culvert sudah tuntas, Jumat (29/9/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dihub Surabaya akan menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitaran bundaran Dolog.

Ruas jalan Jemur Ngawinan nanti akan dibuat jalan kembar. Ini sebagai dukungan infrastrukur untuk membagi arus kendaraan.

Semua kendaraan dari Jemusari maupun Rungkut nanti tidak boleh lurus ke Bundaran Dolog.

Kabid Rekayasa Lalu Lintas Dishub Surabaya Robben Riko membenarkan bahwa akan ada rekayasa lalu lintas di arus lalu lintas dari Jemursari dan Rungkut untuk tidak lagi melewati Bundara Dolog.

Semua kendaraan akan dialihkan ke kiri melintasi aspal Box culvert.

Kendarana yang hendak ke Jl A Yani maupun Wonokromo akan memutar kiri dan di lampu merah depan BRI Jemur Andayani.

"Kami memang telah merencanakan semua kendaraan dari Jemurandayani tak boleh melintas Dolog. Sudah kami pasang lampu merah. Pembatas Jalan A Yani juga sudah kami buka," kata Robben.

Nanti akan ada lampu merah khusus di depan BRI Jemur Andayani. Semua kendaraan dialihkan ke lampu merah baru itu.

Jalan kembar A Yani saat ini sudah potong untuk lampu merah.

"Namun kami masih perlu menunggu sisa satu rumah di Dolog dan Dinkes Jatim. Setelah tuntas rekayasa dioperasikan agar kendaraan tak menumpuk di Dolog karena rumah ini," kata Roben.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help