Surya/
Grahadi

Beranda Grahadi

Gubernur Jatim Harapkan Added Value Produk SDA Australia Barat di Jatim

Pakde Karwo menegaskan salah satu kegiatan penting yang perlu ditindaklanjuti dan dikonkritkan dalam kerjasama Jatim-Australia Barat saat ini, yakni..

Gubernur Jatim Harapkan Added Value Produk SDA Australia Barat di Jatim
ist/Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jatim Dr H Soekarwo berfoto bersama Menteri Pertambangan dan Perminyakan, Perdagangan dan Hubungan Industri, Urusan Pemilihan dan Kerjasama Asia Australia Barat, Mr. Bill Johnston, MLA, di Gedung Negara Grahadi, Rabu (27/9/2017) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Dr. H Soekarwo (Pakde Karwo) menegaskan salah satu kegiatan penting yang perlu ditindaklanjuti dan dikonkritkan dalam kerjasama Jatim-Australia Barat saat ini, yakni pemanfaatan sumberdaya alam Australia yang melimpah untuk dilakukan proses nilai tambah di Jatim.

Hal tersebut disampaikannya pada saat memberikan sambutan pada acara Resigning MoU Kerjasama Provinsi/Negara Bagian Kembar Jatim-Australia Barat dan peresmian kerjasama konsorsium PTN Jatim dan Perguruan Tinggi di Australia Barat di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo 7, Surabaya, Rabu (27/9/2017). Mewakili Premier Australia Barat

Untuk itu, lanjut Pakde Karwo, perlu segera dilakukan senior official meeting perwakilan dua belah pihak, termasuk melibatkan kamar dagang dan industri masing-masing.

"Saat ini, sekitar 70-79% barang impor Jatim adalah bahan baku. Perlu diidentifikasi produk-produk apa yang dibutuhkan Jatim dan tersedia di Australia Barat," ujarnya.

Ia meyakini dengan mengimpor produk-produk Australia Barat, biaya produksi menjadi lebih rendah. Apalagi, jika pemberian nilai tambah dilakukan di Jatim sebagai pasar potensial, bukan hanya penduduknya yang besar tetapi juga sebagai "hub" bagi Indonesia timur dng jumlah penduduk tidak kurang dari 120 juta.

Terkait kerjasama konsorsium perguruan tinggi negeri Jatim dan lima perguruan tinggi Australia Barat, dinilai Pakde Karwo, sebagai langkah strategis untuk mendorong pembangunan dua wilayah serta sekaligus peningkatan kualitas SDM-nya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Menteri Pertambangan dan Perminyakan, Perdagangan dan Hubungan Industri, Urusan Pemilihan dan Kerjasama Asia, Australia Barat, Mr. Bill Johnston, MLA, menyambut positif penegasan usulan program kerjasama Pakde Karwo, yang dinilainya sejalan dengan kebijakan Pemerintah Negara Bagian Australian Barat.

"Potensi besar Jatim dan masyarakatnya yang terbuka telah membuktikan sejumlah pengusaha Australia telah berinvestasi di Jatim," ujarnya. Selain itu, Australia Barat juga memfokuskan kerjasama dengan Asia, yang terlihat dari nama kementeriannya, Asia Engagement.

Kerjasama Konsorsium Antar PTN-Australia Barat

Penandatanganan kembali MOU Jatim-Australia Barat periode 2017-2022 juga menandai kerjasama konsorsium PTN Jatim dengan mitranya di Australia Barat. Kegiatan kerjasama antara lain penelitian dan publikasi bersama serta pertukaran mahasiswa dan dosen dua belah pihak.

Halaman
12
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help