Pemkot Surabaya

Bentuk Baru Portal Pedestrian, Dibuat Melengkung, Dishub: Kami Ingin Pejalan Kaki dan Difabel Nyaman

Saat ini sejumlah portal pedestrian modifikasi telah dipasang di sejumlah titik, utamanya sejumlah jalan protokol Surabaya.

Bentuk Baru Portal Pedestrian, Dibuat Melengkung, Dishub: Kami Ingin Pejalan Kaki dan Difabel Nyaman
surya/nuraini faiq
Bentuk baru portal pedestrian, dibuat melengkung. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengendara motor di Surabaya kini tak bisa lagi menerobos trotoar hingga menembus portal Pedestrian di jalanan Surabaya

Dishub Kota Surabaya telah menghambat ulah pengendara motor nakal itu dengan portal pedestrian melengkung.

Saat ini sejumlah portal pedestrian modifikasi telah dipasang di sejumlah titik, utamanya sejumlah jalan protokol Surabaya. Salah satunya di Jl Basuki Rahmad dan Jl Urip Sumoharjo.

"Saat ini kami sudah siapkan 30 titik portal khusus penghalau pengendara motor yang terobos portal pedestrian. Nantinya kami pasang portal melengkung," terang Kabid Rekayasa Lalu Lintas Dishub Surabaya Roben Rico, Kamis (28/9/2917).

Dishub Surabaya mengaku jengkel dengan ulah para pengendara motor nakal. Mereka menerobos portal Pedestrian. Ulah ini semakin hari semakin menjadi.

Padahal sudah ada larangan kendaraan menerobos pedestrian, bahkan portal pedestrian dibuat dalam rangka menghalau mereka agar tidak menembus portal.

Namun, tetap saja halangan itu ditembus banyak pengendara motor. Ulah pengendara motor itu mengancam pejalan kaki. "Kami harus lawan," tegas Robben.

Dia menjelaskan pihaknya berupaya agar fasilitas pedestrian tak dirampas pengendara motor atau kendaraan.

Hanya pejalan kaki yang berhak menikmati fasilitas pedestrian.

"Intinya kita ingin memfasilitasi seluruh pengguna trotoar agar bisa menggunakan fasilitas tanpa di ganggu motor dan mobil," tandas Robben.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help