Surya/

DPRD Kota Surabaya

Tak Ada Normalisasi Sungai bikin Warga Takut Banjir Lagi

“Masak sampai terdapat banyak ‘pulau’ di sepanjang sungai. Akibatnya, kalau ada hujan berkepanjangan pasti banjir,” kata Masduki.

Tak Ada Normalisasi Sungai bikin Warga Takut Banjir Lagi
surya/nuraini faiq
BANJIR - Wakil Ketua DPRD Surabaya Masduki Toha meninjau Sungai Manukan Wetan yang menjadi langganan banjir saat musim hujan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Selain sidak proyek box culvert yang terbengkalai di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Wakil Ketua DPRD Surabaya Masduki Toha juga meninjau pendangkalan Sungai Manukan Wetan, Senin (25/9/2017).

Di lokasi ini, Cak Duki juga ngobrol dengan warga sekitar. Hampir semua warga mengaku dibayangi kebanjiran begitu hujan mulai menyapa wilayahnya.

“Di sini, hujan itu berarti banjir. Januari kemarin saat hujan, di sini selalu banjir hingga setinggi pinggang orang dewasa di rumah-rumah warga,” ucap Nur Kholis saat ngobrol dengan Cak Duki.

Mendengar keluhan ini, Masduki kemudian menyusuri sebagian Sungai Manukan Wetan itu.
Betapa kagetnya pimpinan DPRD dari PKB ini ketika melihat ada pendangkalan sungai yang dibiarkan.

Cak Duki pun mendesak kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk segera menjalankan tugasnya dengan melakukan normalisasi sungai itu.

“Ada kok anggaran dan program rutin normalisasi sungai oleh PU,” kata Masduki, Selasa (26/9/2017).

Menurut Masduki, pendangkalan sungai tidak bisa dibiarkan.

“Masak sampai terdapat banyak ‘pulau’ di sepanjang sungai. Akibatnya, kalau ada hujan berkepanjangan pasti banjir,” kata Masduki.

Menurut Masduki, bukan perkara sulit bagi Dinas PU untuk mengeruk sungai itu.

Tidak hanya pendangkalan sungai yang bikin takut warga saat musim hujan. Namun banyaknya sampah juga memperparah tidak lancarnya arus air sungai.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help