Surya/

Berita Sidoarjo

Tambahan Rp 15 M untuk Pembebasan Lahan FR- Dewan: Paling Sulit Bebaskan Lahan Perusahaan dan Warga

Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Abdilah Nasih, mengatakan tersendatnya pembangunan FR yang berjalan ke tahun ketujuh ini adalah pembebasan lahan.

Tambahan Rp 15 M untuk Pembebasan Lahan FR- Dewan: Paling Sulit Bebaskan Lahan Perusahaan dan Warga
faiq nuraini
Foto ilustrasi 

SURYA.co.id | SIDOARJO - DPRD Sidoarjo memberikan alokasi Rp 15 miliar pada PAK APBD 2017 untuk pembangunan Frontage Road (FR).

Alokasi tersebut sebagai tambahan dana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPT) membebaskan lahan yang masih dimiliki warga.

Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Abdilah Nasih, mengatakan tersendatnya pembangunan FR yang berjalan ke tahun ketujuh ini adalah pembebasan lahan.

"Alokasi ini untuk semakin mempercepat PUPR membebaskan lahan milik warga," kata Nasih, Senin (25/9/2017).

Nasih menuturkan rencana jalan sepanjang 9,2 km ini melewati lahan milik warga, perusahaan swasta, dan beberapa instansi pemerintah.

Untuk lahan instansi pemerintah, lanjutnya, bisa dikatakan lahan tersebut akan tersedia, meski memang alur birokrasinya akan sedikit lama. Yang paling sulit adalah pembebasan lahan warga dan perusahaan.

Politisi PKB ini menerangkan alokasi dana tersebut digunakan untuk membayar lahan warga yang sudah deal. Lahan tersebut ada di Desa Sruni, Gedangan.

"Harganya Rp 11 miliar. Sisanya akan digunakan untuk membuat jalan tersebut," sambungnya.

Pihaknya berharap kepada pihak swasta untuk berpartisipasi menghibahkan sebagian lahannya.
Menurutnya, adanya FR ini nanti akan memiliki keuntungan ekonomis bagi para pengusaha.

"Targetnya 2021 harus selesai. Namun sampai sekarang masih berkutat di pembebasan lahan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help