Surya/

Lapor Cak

Tanpa Saluran Air, Bertahun-tahun Warga Bendul Merisi Jaya Belum Nikmati Air PDAM

Di tengah pembangunan Surabaya yang pesat, warga di kampung Jl Bendul Merisi Jaya III belum tersentuh. Salah satunya untuk urusan saluran air.

Tanpa Saluran Air, Bertahun-tahun Warga Bendul Merisi Jaya Belum Nikmati Air PDAM
surabaya.tribunnews.com/fatkhul alami
Jalan Bendul Merisi Jaya III Dalam Surabaya yang belum terpasang paving dan tidak ada saluran air. Di lokasi ini juga belum teraliri jaringan pipa PDAM. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Surabaya adalah kota metropolis. Tapi warga Kota Pahlawan ini belum semuanya bisa menikmati pembangunan dan pelayanan air dari PDAM dengan baik.

Seperti warga di Jl Bendul Merisi Jaya III Dalam Surabaya. Di sini, jalan gang rumah belum berpaving dan jaringan pipa PDAM pun belum masuk.

Kondisi jalan gang masuk ke depan rumah warga setempat, memang sempit dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Kondisi gang dipenuhi kerikil, pecahan batu dan batu merah. Ada sebagian yang sudah dicor, tapi itupun atas inisiatif pemilik rumah. Di kanan kiri jalan, juga tidak ada selokan saluran air.

"Sudah bertahun-tahun kondisi jalan tidak berpaving, salauran air dan PDAM juga tidak ada," sebut Ny Rohma Wana, salah satu warga Jl Bendul Merisi Jaya III Dalam Surabaya, Jumat (22/9/2017).

Lantaran jalan tidak berpaving dan tidak ada saluran airnya, kata Wana, kondisi paling menyedihkan saat musim hujan.

Sudah pasti, jalan jadi becek dan air meluber masuk ke rumah-rumah warga.

"Kalau hujan, pasti becek, banjir masuk ke rumah dewe-dewe (sendiri-sendiri). Yo'opolah (ya seperti apa lah)," ucap ibu dari satu anak ini.

Wana menuturkan, warga sudah pernah megadu ke RT/RW setempat. Keluhan disampaikan ke RT/RW, terakhir dua bulan lalu. Meski dijanjikan bakal ada pembangunan, tapi kenyataannya sampai sekarang tidak dilaksanakan.

Dirinya dan warga berharap, jalan ada paving dan ada saluran air seperti jalan di gang lainnya.

Halaman
12
Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help