Surya/

Berita Sidoarjo

2 Tahun Buron, Dua Begal Mengira Polisi Sudah Lupa, ternyata Nasib Mereka seperti ini

Berpindah-pindah tempat, jauh dari keluarga, bahkan tak memiliki pekerjaan tetap, merupakan risiko yang mereka jalani sebagai buronan.

2 Tahun Buron, Dua Begal Mengira Polisi Sudah Lupa, ternyata Nasib Mereka seperti ini
surya/irwan syairwan
Polisi menunjukkan dua buron begal yang berhasil ditangkap kembali. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Tidak enak memang hidup dalam pelarian. Apalagi jika sedang bermasalah dengan kasus hukum.

Lugianto (31) dan Dede Bastian (30) lari dari tanggung jawab perbuatannya setelah teridentifikasi sebagai tersangka pembegalan motor milik Abdul Majid (22) dua tahun silam.

Berpindah-pindah tempat, jauh dari keluarga, bahkan tak memiliki pekerjaan tetap, merupakan risiko yang mereka jalani sebagai buronan.

Namun, pelarian mereka terhenti di balik jeruji setelah anggota Satreskrim Polsek Taman berhasil mengetahui keberadaan mereka yang mencoba pulang ke rumahnya masing-masing.

"Mereka pikir setelah dua tahun lari kami akan lupa. Begitu kami ketahui kedua tersangka pulang, langsung kami amankan," kata Kompol Sujud, Kapolsek Taman, saat menggelar rilis kasus perkara, Jumat (22/8/2017).

Sujud menuturkan keduanya pulang karena kehabisan bekal dan juga kangen keluarga. Lugianto ditangkap di rumahnya di Desa Ketegan, Taman, sementara Dede ditangkap di Mesangan Kulon, Sukodono, tanpa perlawanan.

Sujud menerangkan keduanya membegal motor matic milik Majid pada 18 Desember 2015. Korban dihentikan oleh Lugianto, Dede, dan satu pelaku lain yakni Sri Wahyudi yang sudah divonis bersalah.

Pengidentifikasian Lugianto dan Dede berasal dari keterangan Sri, hingga akhirnya baru bisa ditangkap saat ini.

"Saat membegal korban para pelaku mengeluarkan senjata tajam, meski hanya untuk ancaman saja," sambungnya.

Baik Lugianto dan Dede akan menyusul rekannya Sri. Sujud menyatakan Lugianto dan Dede akan dijerat Pasal 365 Ayat 2 KUHP yang ancaman hukumannya 12 tahun penjara.

"Namun untuk motor korban masih belum kami temukan. Dari keterangan kedua tersangka ini sudah dijual kepada penadah. Kami sudah tahu identitasnya, dan akan kami proses juga," tegasnya.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help