Advertorial

MoU Pemkot Surabaya - Citilink Indonesia: 5 Anak Surabaya Sekolah Calon Pilot di Citilink

Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo pihaknya mengaku bangga dan terhormat bisa membangun kerja sama dengan Pemkot Surabaya.

MoU Pemkot Surabaya - Citilink Indonesia: 5 Anak Surabaya Sekolah Calon Pilot di Citilink
surya/fatimatuz zahro
Penandatanganan MoU antara Pemkot Surabaya dilakukan langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo di Balai Kota Surabaya, Kamis (14/9/2017). 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Lima anak muda calon pilot dari Surabaya mendapatkan kesempatan mengikuti program rekruitmen pilot di Citilink Indonesia.

Mereka akan disekolahkan kembali untuk mengambil lisensi type rating pesawat A320, sesuai tipe pesawat Citilink Indonesia.

Sebelumnya, kelima calon pilot dari keluarga kurang mampu ini mendapatkan beasiswa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan baru lulus dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (BP3) Banyuwangi.

Diterimanya lima anak muda Surabaya “bersekolah” di Citilink itu merupakan salah satu poin dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerjasama antara Pemkot Surabaya dan Citilink Indonesia.

MoU ini ditandatangani Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dan Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo di Balai Kota Surabaya, Kamis (14/9/2017).

Selain pemberdayaan sumber daya manusia, poin kerja sama tersebut juga berupa Citilink Indonesia membantu memperluas akses pasar produk makanan ringan dari pengusaha UMKM binaan Pemkot Surabaya.

Dua produk UMKM Surabaya, almond crispy dan nastar nantinya dijual di pesawat-pesawat di seluruh jaringan penerbangan nasional Citilink Indonesia.

“Saya atas nama Pemkot surabaya dan warga Surabaya mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada PT Citilink Indonesia yang mau dan bisa menampung anak-anak kami yang kami sekolahkan pilot dan juga dibantu untuk UKM kami, produknya dipasarkan di pesawat,” ujar Risma.

Risma juga sempat menangis bahagia. Dia mengaku sempat gundah dan stres dengan adanya kabar ada kurang lebih 1.200 anak (bersekolah) pilot yang tidak dipekerjakan karena over supply dan ketatnya persaingan.

Karenanya, begitu Citilink mau menampung lima anak Surabaya yang lulus dari BP3 tersebut, wali kota mengaku plong.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved