Persona

Samantha Dewi - Pertimbangkan Keamanan, Tak Sepakat Anak Bawa Mobil ke Sekolah

Meski orangtua mampu, namun Samantha Dewi tak sepakat kalau pelajar SMA sudah dibiarkan membawa mobil sendiri ke sekolah. Ini alasan dia...

Samantha Dewi - Pertimbangkan Keamanan, Tak Sepakat Anak Bawa Mobil ke Sekolah
ist
Samantha Dewi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Masih banyaknya pelajar SMA yang membawa mobil saat berangkat ke sekolah bikin miris Samantha Dewi.

Lulusan Interstudy Jakarta Jurusan Sekretaris ini khawatir, anak-anak yang bawa mobil ini jadi terkesan menonjol hanya karena materi.

Akibatnya, di sekolah akan terjadi kesenjangan antara mereka yang mampu dan tidak mampu.

“Saya kok khawatir anak-anak ini tidak bisa membaur dengan semua temannya. Hanya sebatas di kelompok mereka yang sama-sama bawa mobil,” tuturnya. 

Kondisi tersebut, menurut Samantha, jelas tidak mendidik. Karena itu, anak kedua dari enam bersaudara ini berharap sekolah ambil kebijakan yang bisa membuat semua siswa lebur tanpa sekat antara si kaya dan si tidak mampu.

Samantha melihat banyak efek negatif bila anak diberi kebebasan membawa mobil ke sekolah.

“Yang pasti bikin lalu lintas tambah macet. Karena tambah banyak mobil yang lalu lalang di jalanan pada pagi dan sore saat pulang sekolah,” paparnya.

Faktor keamanan juga jadi pertimbangan Samantha jika anak diberi mobil sendiri untuk transportasi ke sekolah.

“Selain itu, orangtua tentu lebih bisa mengontrol anaknya agar tidak keluyuran sepulang sekolah. Kalau ikut antar jemput kan jadwalnya sudah pasti,” cetusnya.

Ditekankan Samantha, meski Surabaya kota metropolitan tidak tepat bila orangtua memberikan kebebasan anaknya membawa mobil sendiri ke sekolahnya.

“Menurut saya sih tidak perlu anak usia seperti mereka bawa mobil ke sekolah,” tandasnya.

Wanita kelahiran 12 Mei ini lantas memberi solusi.

”Kalau orangtuanya mampu ya ikut antar jemput. Kalau tidak ya biar naik angkutan umum kan pilihannya juga banyak.”

Samantha lalu memberi contoh pada ketiga anaknya yang semuanya menggunakan fasilitas antar jemput untuk ke sekolah masing-masing.

“Saya merasa keamanan mereka terjamin karena mereka ikut antar jemput,” pungkasnya.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help