Surya/

Berita Sidoarjo

Polisi Hentikan Kasus First Travel Sidoarjo- Rudy Hermanadi Meninggal Dunia karena Jantung

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol M Harris, mengatakan tadinya ia akan menaikkan status saksi Rudy menjadi tersangka dalam minggu-minggu ini.

Polisi Hentikan Kasus First Travel Sidoarjo- Rudy Hermanadi Meninggal Dunia karena Jantung
surya/irwan syairwan
Polres Sidoarjo menggelar rilis terkait kasis First Travel Cabang Sidoarjo. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Satreskrim Polresta Sidoarjo sebelumnya akan menaikan status saksi Kepala Cabang First Travel Sidoarjo Rudy Hermanadi menjadi tersangka dalam kasus dugaan penipuan paket umrah.

Namun, penyidikan tersebut akhirnya dihentikan secara resmi, Senin (18/9/2017), karena Rudy Hemanadi telah meninggal dunia.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol M Harris, mengatakan tadinya ia akan menaikkan status saksi Rudy menjadi tersangka dalam minggu-minggu ini. Hal ini didasari oleh laporan para korban serta bukti-bukti yang dimiliki.

"Namun untuk kasus yang melibatkan saudara almarhum Rudy, secara resmi kami terbitkan SP3, atau dihentikan," kata Harris dalam rilis yang digelar di Crisis Center First Travel (CCFT) Polresta Sidoarjo, Senin (18/9/2017).

Kendati kasus tersebut dihentikan, Harris menuturkan tetap menerima laporan para korban jamaah. CCFT, lanjutnya, tetap akan buka seperti biasa.

Terkait perkembangan kasus ini di Sidoarjo, pihaknya akan melimpahkan semua ke Mabes Polri.

Hanya saja, para jamaah di Sidoarjo juga melaporkan agen First Travel Sidoarjo, Imam.

Terkait hal ini, Harris menyatakan pihaknya fokus kepada Rudy karena posisi mendiang yang sebagai kepala cabang.

"Belum mengarah ke pemeriksaan yang lain (Imam). Kami tadinya fokus ke almarhum," sambungnya.

Rudy Hermanadi meninggal dunia di Tanggerang setelah sempat dirawat di RS Premiere Bintaro karena penyakit jantungnya kambuh, Minggu (17/9/2017).

Rudy dimakamkan di TPU Praloyo, Lingkar Timur, Minggu sore.

Kendati polisi menghentikan kasus Rudy, salah satu korban, Fredi Hermanto, meminta aparat polisi untuk tetap menyelidiki agen Imam yang juga dilaporkan.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help