Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Undang Praktisi dan Akademisi Bahas Plan B untuk Realisasi Trem

Para ahli akan diminta pendapat termasuk akademisi untuk digali pandangannya tentang trem di Surabaya.

Pemkot Surabaya Undang Praktisi dan Akademisi Bahas Plan B untuk Realisasi Trem
surya/fatimatuz zahroh
Kondisi berem Jalan Raya Darmo yang sudah dikepras untuk jalur trem Joyoboyo-Tunjungan, Selasa (13/6/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya mulai menyusun sejumlah skenario rencana untuk realisasi trem Surabaya.

Meski sudah ada rencana untuk pembiayaan dengan APBD, namun Pemkot juga mulai berpikir untuk percepatan dengan melibatkan investor agar bisa membantu realisasi angkutan massal cepat ini.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Agus Imam Sonhaji mengatakan, bulan Oktober 2017 nanti, pihaknya akan mengundang stakeholder di Surabaya mulai praktisi, pengusaha dan akademiisi untuk membahas tentang trem Surabaya.

"Kita akan mengundang stakeholder di Surabaya untuk membahas lagi tentang trem ini. Semacam workshop yang menbahas tentang trem," ucap Agus, yang ditemui gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (18/9/2017).

Ia menyebutkan, para ahli akan diminta pendapat termasuk akademisi untuk digali pandangannya tentang trem di Surabaya.

Menurutnya kegiatan semacam ini sudah pernah dilakukan di tahun 2013.

Sebelum ada wacana bahwa trem Surabaya akan didanai oleh pemerintah pusat melalui APBN.

Sedangkan sampai saat ini kemungkinan untuk pendanaan dari pusat semakin tidak jelas.

Bahkan tender yang dijanjikan akan dilakukan September juga hingga kini tak jelas kabarnya.

"Intinya kita tidak bisa hanya mengandalkan satu perencanaan saja. Ya kita harus siap plan B lah, bahkan kalau diperlukan adalah plan C, D dan seterusnya," ucap Agus.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help