Surya/

Siswi SMP Nekat Berhubungan Intim di Tempat Ibadah, Beginilah Akibatnya

Dua remaja, yakni Dz(13) dan Ry (15) kedapatan berbuat tak senonoh di kamar mandi sebuah tempat ibadah.

Siswi SMP Nekat Berhubungan Intim di Tempat Ibadah, Beginilah Akibatnya
surya/hanif manshuri
PELAJAR BEJAT - Pelaja SMP Lamongan yang terlibat video mesum di Mapolres Lamongan, Sabtu (10/5/2014).

SURYA.CO,ID, BATAM - Dua remaja, yakni Dz(13) dan Ry (15) kedapatan berbuat tak senonoh di kamar mandi sebuah tempat ibadah di Perumnas Griya Permata Sagulung, Sabtu (16/9/2017) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Baca: Boneka Seks Berbagi - Bercinta dengan Suster atau Anak Sekolahan Cukup Bayar Rp 600 Ribu

Hambali, warga Perumnas menceritakan kronologis kejadian dimana awalnya warga curiga dengan sepeda motor yang terparkir di belakang tempat ibadah dekat kamar mandi.

"Itulah awalnya jadi petugas sekuriti yang jaga malam curiga, karena tempat ibadah kita sedang pembangunan, dipikir maling," kata Hambali.

Baca: Orang Pintar Siapkan Sesajen Ini Agar Korban Buaya Muara Jawa Ditemukan

Dia mengatakan setelah melihat ada sepeda motor terparkir petugas sekuriti memberitahukan kepada warga lainnya agar menemaninya menangkap maling yang sedang ada di dalam tempat ibadah.

"Jadi tadi malam itu kita sama-sama keliling tempat ibadah mengecek ke seluruh bagian, apakah malingnya bersembunyi di dalam tempat ibadah," kata Hambali.

"Tidak lama setelah mengeliling dan mengecek tempat ibadah, ternyata ditemukan satu kamar mandi cowok terkunci dari dalam tadi malam itu kita gedor kamar mandinya, mereka tidak mau buka, akhirnya kita dobrak, setelah didobarak dua pasangan kekasih yang masih remaja itu kedapatan sudah hampir telanjang," lanjutnya.

Hambali mengatakan kedua remaja tersebut dibawa ke balai RW.

"Yang cewek itu warga kita juga tinggalnya di blok A, kalau yang cowoknya warga kavling lama, kita tidak apa-apakan, kita serangkan ke perangkat Rt/Rw," kata Hambali.

Sementara di tempat yang sama Ketua RW 09/RT 09 Perumnas, Ibrahim mengatakan kedua remaja tersebut diserahkan kepada keluarganya.

"Kita kasihan juga, tetapi mereka membuat surat pernyataan jika melakukan hal yang sama akan diserahkan kepada pihak kepolisian,"kata Ibrahim.

Ibrahim, menceritakan untuk ceweknya sendiri masih sekolah di salah satu SMP yang ada di Sagulung, sementara cowoknya sudah tidak sekolah lagi.

"Inilah pertimbangan kita," kata Ibrahim. (*)

Editor: Tri Mulyono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help