Surya/

Lapor Cak

Galian Proyek di Jl Dharmawangsa Tanpa Pengamanan Dikeluhkan Warga

"Yang kami khawatirkan ini kan galiannya cukup dalam. Kalau siang saja ada yang kaget rem mendadak karena ada galian."

Galian Proyek di Jl Dharmawangsa Tanpa Pengamanan Dikeluhkan Warga
Dya Ayu Wulansari
Ilustrasi galian jalan. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Pengerjaan proyek saluran di kawasan Jalan Dharmawangsa dikeluhkan warga. Sebab ada sejumlah titik pengerjaan saluran di kawasan tersebut yang dikerjakan tanpa mengedepankan keselamatan warga dan pengguna jalan.

Salah satu titik yang dikeluhkan warga yaitu di titik proyek galian depan pertigaan masuk pemukiman Jalan Srikana. Pengerjaan proyek tersebut terdapat penggalian dan pemasangan box culvert.

Sejumlah baja penahan untuk dipasang digalian pun tampak tertata sembarangan di kawasan galian. Hal ini membuat kawasan jalan masuk ke pemukiman semrawut.

"Yang kami khawatirkan ini kan galiannya cukup dalam. Kalau siang saja ada yang kaget rem mendadak karena ada galian. Nah kalau malam kurang terlihat," ucap Bahrudin, warga Jalan Srikana Timur, Minggu (17/9/2017).

Seharusnya, menurut Udin, dalam setiap proyek yang sedang dalam pengerjaan dipasang pengamanan. Bisa pembatas jalan, bisa pula dengan bentuk papan peringatan yang bisa menyala saat malam hari.

"Lha di sini nggak ada pengamanan, ada baja tertata di samling galian itu bukan untuk pengamanan. Kan ada pengamanan standar yang harus dipatahui dalam pengerjaan fisik proyek," katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Lutfiana. Ia mengatakan kondisi kawasan Jalan Dharmawangsa memang sedang banyak dibangun proyek pedestrian dan saluran.

Pihaknya mengaku senang jika ada pembangunan yang nantinya berdampak positif bagi lingkungan tempat tinggalnya. Namun tidak dapat dipungkiri, bahwa keselamatan anak-anak dan pengguna jalan di kawasan tempat tinggalnya juga penting.

"Saya yang khawatir jika pengamanan tidak benar adalah anak-anak yang naik sepeda. Beberapa kali ada anak jatuh terpelesat karena tergelincir pasir material proyek," katanya.

Nah, di kawasan galian di mulut jalan Srikana menurut Ana juga banyak dilewati anak bersepeda. Terutama saat pulang sekolah. Oleh sebab itu agar tidak sampai terjadi kejadian yang tidak diinginkan, ia ingin agar pengerja proyek melakukan pengamanan yang standar.

"Ya dipagari mengelilingi galian lah. Ini kan galiannya dalam. Kalau ada yang terpeleset, atau jatuh karena tidak ada peringatan kan kasihan. Bahaya," ucapnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help