Surya/

Berita Ekonomi Bisni

Belanja Properti lewat KPR masih Favorit, Intiland Tawarkan KPR dan KPA 4,99 Persen Fixed Setahun

Saat ini perbankan banyak memberikan subsidi bunga KPR kepada konsumen dengan jangka waktu tertentu.

Belanja Properti lewat KPR masih Favorit, Intiland Tawarkan KPR dan KPA 4,99 Persen Fixed Setahun
Harian Surya/SUGIHARTO
Dirut PT Intiland Grande, Sinarto Dharmawan didampingi Marketing Director, Harto Laksono (kiri) meninjau pembangunan Apartemen Praxis yang kini sudah mencapai 50 persen dan sudah terjual 70 persen. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penurunan ketentuan uang muka untuk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) sebesar 15 persen sejak pertengah tahun lalu masih menarik konsumen dalam belanja properti.

Meski tahun 2016 dan semester I tahun 2017, penjualan properti melambat, namun ketentuan Loan to Value (LTV) itu sangat menarik.

"Apalagi dengan adanya suku bunga KPR dari Perbankan yang terus menurun. Hal ini cukup menggairahkan konsumen untuk belanja properti saat ini," kata Harto Laksono, Direktur Pemasaran PT Intiland Grande saat pameran properti Surprise Sunday di Graha Family, Minggu (17/9/2017).

Saat ini perbankan banyak memberikan subsidi bunga KPR kepada konsumen dengan jangka waktu tertentu.

Seperti yang dilakukan perbankan bersama Intiland, yang memberikan penawaran bunga KPR dan KPA sebesar 4,99 persen fixed selama satu tahun.

Menurut Harto, hal itu menjadi daya tarik, karena sekitar 60 persen konsumen produk Intiland di Surabaya, yang meliputi rumah tapak (landed house), hunian apartement, dan kantir, membeli melalui KPR dan KPA.

"Mayoritas KPR masih pada pembelian rumah tapak sekitar 50 persen. Dengan jangka waktu antara tujuh kali hingga 15 kali. Karena itu perbankan dan kami kerjasama untuk menarik konsumen lebih mudah dalam kepemilikan unit," jelas Harto.

Untuk proyek di kota Surabaya, Intiland memiliki enam proyek. Yaitu rumah tapak dan ruko di
Graha Natura dan Graha Golf. Serta high residence untuk apartement, hotel, dan perkantoran di Praxis, The Sumatera 36, The Rosebay, dan Spazio Tower.

Unit yang banyak laku melalui KPR adalah unit dengan harga antara Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar.

Tahun 2017 ini, Harto menyebutkan Intiland mentargetkan pendapatan dari penjualan produk di wilayah kota Surabaya mencapai Rp 1,1 triliun. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya melakukan upaya pameran properti di lokasi-lokasi proyek.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help