Surya/

Berita Surabaya

Hore. . . Guru TK/PAUD, SD/Madrasah, SMP Dapat Tambahan Pendapatan- Risma: Sudah Lama Saya Pikirkan

Mantan Kepala Bappeko ini melanjutkan Dinas Pendidikan saat ini sedang menghitung berapa jumlah guru di Surabaya.

Hore. . . Guru TK/PAUD, SD/Madrasah, SMP Dapat Tambahan Pendapatan- Risma: Sudah Lama Saya Pikirkan
surya/fatimatuz zahroh
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Kabar gembira bagi seluruh guru pengajar SD, SMP, TK/PAUD, Madrasah di Surabaya baik negeri maupun swasta.

Mulai tahun depan seluruh guru pengajar di Surabaya di jenjang tersebut akan mendapatkan tambahan pendapatan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberikan pengarahan dalam acara pengukuhan kepala sekolah SD dan SMP di Graha Sawunggaling, Jumat (15/9/2017).
Dalam kesempatan itu Risma menyebutkan saat ini Pemkot melalui Dinas Pendidikan sedang melakukan penghitungan anggaran untuk tambahan pendapatan bagi guru se-Surabaya.

"Sudah lama saya memikirkan ini. Jadi saya ingin guru mendapatkan tambahan pendapatan. Beda lho, bukan tunjangan," kata Risma.

Tambahan pendapatan ini akan diberikan pada seluruh guru baik di sekolah negeri maupun swasta yang ada di SD, SMP, PAUD, TK , dan madrasah.

Rencana ini bermula saat Risma mendapatkan laporan temuan dari salah seorang lurah di Surabaya bahwa ada anak kurang terurus oleh keluarganya. Bahkan untuk makan yang mengurus adalah justru tetangganya.

"Setelah ditelusuri ternyata anak ini orang tuanya guru, sekolahnya mengajar jauh. Bahkan istrinya mengaku pendapatannya kurang sehingga ia sendiri juga harus bekerja, maka anaknya kurang terurus. Ya sudah, saya pikir mereka memang harus dapat intervensi," ucap Risma.

Mantan Kepala Bappeko ini melanjutkan Dinas Pendidikan saat ini sedang menghitung berapa jumlah guru di Surabaya.

Risma memerintahkan semua guru harus dapat tambahan pendapatan ini. Dari jumlah hitungan itu akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran Pemkot.

"Ini hitung-hitungannya harus benar. Jangan ada yang sampai keliru maupun terlewat. Nanti kita masukkan untuk rencana anggaran belanja tahun 2018," tandas Risma.

Dengan begitu per awal tahun tambahan pendapatan untuk guru sudah bisa disalurkan.

Menurut Risma dengan adanya tambahan pendapatan ini, maka pihaknya berharap kesejahteraan guru bisa meningkat.

Tidak ada lagi guru yang kurang memperhatikan anaknya dan mereka lebih terangkat ekonominya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help